BATAMTODQY.COM, Bintan-Sebanyak 40 anak, ikuti khitanan atau sunatan massal di ruang Poli Anak Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat (RSJKO) Engku Haji Daud (EHD) Provinsi Kepri di Tanjunguban, Sabtu (27/6/2026).
Dari 40 anak yang ambil bagian dalam sunatan massal tersebut, sebanyak 9 anak yang ditunda pelaksanaannya, karena beberapa faktor.
Salah satunya penyebabnya, karena masalah kesiapan mental, dan atas pertimbangan lainnya dari pihak medis.
Peserta sunatan masal sendiri dikumpulkan oleh pihak RSJKO EHD Tanjunguban dengan bekerjasama tokoh masyarakat dan pemuda, dari berbagai desa dan kelurahan yang ada di Kecamatan Serikuala Lobam, Bintan Utara dan sekitarnya.
Direktur RSJKO EHD Kepri Tanjunguban, Asep Guntur Supari, di sela-sela sunatan masal, menyampaikan selain fungsi rumah sakit sebagai pelayan kesehatan, juga fungsi sosial di tengah masyarakat.
"Sebagai bentuk kepedulian, melalui momentum liburan anak sekolah yang saat ini sedang berlansung, kita ambil kesempatan untuk menggelar kegiatan sosial, berupa sunatan masal ini," katanya.
Dengan harapan, agar anak-anak yang jadi peserta sunatan masal khususnya dan pada umumnya, bisa tumbuh dan berkembang dengan lebih baik lagi.
Sehingga nantinya bisa benar-benar menjadi generasi penerus bangsa dan negara, yang benar-benar siap untuk berkontribusi untuk kemajuan daerahnya dan negaranya.
Dari sisi lqin katq Asep Guntur, pihak RSJKO EHD Tanjunguban, juga menyampaikan terkait perkembangan di bidang pelayanan, bahwa untuk rawat inap khusus lansia RSJKO EHD sudah mulai dioperasikan.
"Selain ruang lainnya, saat ini kita mengenalkan bahwa ruang rawat inap khusus untuk lansia sudah dioperasikan, sejak sekitar tiga minggu yang lalu," terangnya.
Adapun kapasitas ruang inap khusus lansia untuk 15 pasien, dimana saat ini sudah ada 7 pasien Lansia yang sedang mendapatkan layanan.
Ditambahkan, pihak RSJKO EHD Tanjunguban terus berbenah dari berbagai sisi, baik infrastuktur, terkait sarana dan prasana, serta fasilitas pendukung.
Hingga peningkatan layanan yang lebih baik, dengan menyiapkan sumberdaya manusia (SDM) yang profesional.
Editor: Surya
