BATAMTODAY.COM, Batam - Warga Kampung Bawean, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, dikejutkan dengan penemuan benda yang diduga proyektil peluru di dalam sebuah rumah warga. Temuan tersebut kini tengah diselidiki oleh kepolisian untuk mengungkap asal-usul benda yang diduga masuk dengan menembus bagian atap bangunan.
Kapolsek Bengkong, AKP Tigor Sidabariba, membenarkan adanya laporan penemuan proyektil yang diduga peluru tersebut. Menurutnya, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan berbagai informasi untuk memastikan sumber benda tersebut.
"Yang jelas ditemukan benda yang diduga proyektil. Saat ini masih dalam proses penyelidikan," ujar Tigor saat dikonfirmasi, Rabu (10/6/2026).
Benda yang diduga proyektil itu ditemukan di dalam kamar rumah warga. Penemuan bermula ketika penghuni rumah melihat benda asing yang menyerupai proyektil peluru berada di dalam ruangan.
Saat melakukan pengecekan lebih lanjut, penghuni rumah menemukan lubang pada bagian atas bangunan yang diduga menjadi jalur masuk proyektil tersebut. Lubang itu terlihat pada area atap atau plafon rumah.
Dari hasil penyelidikan awal, polisi memperoleh keterangan dari sejumlah warga sekitar yang mengaku sempat mendengar suara letusan pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.
"Berdasarkan keterangan masyarakat, ada yang mendengar suara letusan pada hari Minggu sekitar pukul satu siang. Namun pemilik rumah saat itu tidak berada di lokasi, sehingga tidak mengetahui secara pasti kapan proyektil tersebut masuk ke rumah," kata Tigor.
Karena pemilik rumah sedang tidak berada di tempat saat dugaan peristiwa itu terjadi, polisi belum dapat memastikan waktu pasti proyektil tersebut menembus bangunan.
Untuk kepentingan penyelidikan, polisi telah mengamankan benda yang diduga proyektil tersebut sebagai barang bukti. Selain itu, tim Identifikasi atau Inafis Polresta Barelang juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mencari petunjuk terkait sumber proyektil.
"Barang bukti sudah kami amankan. Tim Inafis juga sudah kami turunkan dan telah melakukan olah TKP. Saat ini masih dalam proses penyelidikan," ujarnya.
Hingga kini, penyidik masih mendalami kemungkinan asal letusan dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Polisi juga belum dapat memastikan apakah proyektil tersebut berasal dari senjata api atau sumber lainnya. Menurut Tigor, seluruh kemungkinan masih terbuka dan akan dibuktikan melalui hasil penyelidikan yang saat ini terus berlangsung.
"Semua masih dalam tahap penyelidikan," tegasnya.
Editor: Gokli
