logo batamtoday
Minggu, 10 Mei 2026
PKP BATAM


Kepala Sektor 1 Madinah Apresiasi MCH Bantu Angkat Koper Jemaah
Minggu, 10-05-2026 | 17:08 WIB | Penulis: Saibansah
 
Ketua Sektor 1 Daerah Kerja Madinah Ramlan Sudarto menjawab Tim MCH PPIH Arab Saudi 2026. (Foto: MCH PPIH Arab Saudi 2026)  

BATAMTODAY.COM, Madinah - Puncak mobilitas jemaah haji Indonesia di Madinah, Arab Saudi, mulai terlewati seiring berakhirnya kedatangan jemaah gelombang pertama dari Tanah Air melalui Bandara Madinah. Petugas penyelenggara haji kini fokus pada proses pemberangkatan jemaah menuju Makkah.

Kepala Sektor 1 Daerah Kerja (Daker) Madinah Ramlan Sudarto mengatakan, Jumat (8/5/2026) terdapat 13 kelompok terbang (kloter) jemaah yang diberangkatkan dari Madinah menuju Makkah Al-Mukarramah.

"Proses pendorongan jemaah dilakukan sejak dini hari secara bertahap untuk memastikan mobilisasi berjalan lancar," ujar Ramlan.

Ia menjelaskan, jumlah kloter yang diberangkatkan masih tergolong tinggi, meski mulai menunjukkan penurunan dibanding hari-hari sebelumnya. Kondisi tersebut dinilai lebih terkendali karena tidak lagi bersamaan dengan kedatangan jemaah dari Indonesia.

Menurut Ramlan, sebelumnya petugas harus menangani dua arus sekaligus, yakni kedatangan dan pemberangkatan jemaah. Situasi itu membuat tenaga petugas cukup terkuras.

"Kini petugas lebih fokus pada pendorongan jemaah menuju Makkah. Besok jumlahnya juga diperkirakan tidak sebanyak hari ini," katanya.

Untuk mendukung proses pemberangkatan, seluruh petugas disebut sudah bersiaga sejak pukul 03.00 waktu Arab Saudi. Meski demikian, Ramlan mengakui masih terdapat kendala teknis, terutama keterbatasan tenaga angkut barang atau umal.

Ia menuturkan, banyaknya kloter yang diberangkatkan secara bersamaan membuat jumlah umal di setiap kloter berkurang signifikan. Jika biasanya satu kloter dilayani sekitar 20 orang, kini hanya tersedia empat hingga lima orang.

"Namun tenaga yang ada tetap dimaksimalkan agar pelayanan kepada jemaah tetap optimal," ujarnya.
Ramlan juga mengapresiasi dukungan dari tim Media Center Haji (MCH) yang turut membantu proses pengangkutan koper jemaah ke dalam bus.

Ke depan, pihaknya berharap ada tambahan tenaga umal, baik untuk membantu menurunkan koper dari kamar hotel maupun mengangkut barang ke kendaraan pemberangkatan.

Koordinator Transportasi Sektor 1 Aryo Dipokusumo mengatakan, pihaknya menerapkan pola kerja kolaboratif antarbidang guna mengatasi keterbatasan personel di lapangan.

Menurut dia, petugas dari berbagai layanan, mulai dari akomodasi, konsumsi, hingga layanan lansia dan disabilitas, dilibatkan untuk membantu kelancaran proses pemberangkatan jemaah.

"Kami membagi petugas menjadi empat tim kecil agar kepadatan bisa diurai bersama-sama," kata Aryo.

Ia menambahkan, persoalan bagasi berlebih juga menjadi perhatian dalam proses pemberangkatan. Pihak transportasi hanya memprioritaskan koper bagasi dan koper kabin resmi milik jemaah.

Jemaah yang membawa barang tambahan diimbau menggunakan layanan ekspedisi atau kargo. Sementara itu, koper yang tidak tertampung di bagasi bus akan dikirim menggunakan truk khusus menuju Makkah.

Proses pemberangkatan jemaah dari Sektor 1 Madinah menuju Makkah dijadwalkan berlangsung hingga 15 atau 16 Mei 2026 sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Editor: Dardani

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit