BATAMTODAY.COM, Jakarta - Indonesia kembali mencatatkan prestasi di kancah global setelah qari asal Kalimantan Timur, Imranul Karim, meraih juara pertama pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Internasional 2026 yang digelar di Kazan, Rusia, pada 22-25 April 2026.
Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama, Muchlis M Hanafi, mengapresiasi capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan itu mencerminkan konsistensi pembinaan tilawah Al-Qur'an di Indonesia yang terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat internasional.
"Prestasi Imranul Karim menjadi kebanggaan bagi Indonesia dan menunjukkan kualitas qari kita mampu bersaing di tingkat internasional," ujar Muchlis di Jakarta, Selasa (28/4/2026).
Menurut Muchlis, MTQ Internasional di Kazan merupakan ajang bergengsi yang diikuti peserta dari 30 negara. Para qari terbaik dunia dinilai berdasarkan sejumlah kriteria ketat, mulai dari tajwid, fashahah, kualitas suara, hingga penguasaan maqamat.
Ia menjelaskan, Imranul berhasil melaju ke babak final setelah melewati proses seleksi yang kompetitif. Pada babak puncak, ia bersaing dengan lima finalis lainnya sebelum akhirnya dinobatkan sebagai juara pertama.
"Capaian ini tidak lepas dari kerja keras peserta, dukungan para pembina, serta peran LPTQ dalam melakukan pembinaan secara berjenjang dan berkelanjutan," ungkapnya.
Lebih lanjut, Muchlis menilai keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa ekosistem pembinaan Al-Qur'an di daerah, termasuk Kalimantan Timur, berjalan efektif. Kondisi ini dinilai penting dalam mencetak generasi qari dan qariah yang unggul.
Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dan masyarakat yang turut berkontribusi terhadap prestasi tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat menjadi faktor kunci dalam memperkuat pembinaan tilawah.
"Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk semakin mencintai Al-Qur'an, mempelajarinya dengan baik, serta mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari," tuturnya.
Muchlis menegaskan, Kementerian Agama akan terus memperkuat program pembinaan tilawah Al-Qur'an secara berkelanjutan. Dengan capaian ini, Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat pengembangan seni baca Al-Qur'an di dunia.
Editor: Gokli
