logo batamtoday
Kamis, 30 April 2026
PKP BATAM


Amsakar Sentil Kadis Koperasi, Bazar MTQH Harus Berdampak Nyata bagi Pelaku UMKM dan Masyarakat
Sabtu, 11-04-2026 | 10:35 WIB | Penulis: Aldy
 
Wali Kota Batam Amsakar usai membuka Bazar PKK Kota Batam pada MTQH XXXIV di Dataran Engku Putri, Jumat (10/4/2026). (Foto: Aldy/BTD)  

BATAMTODAY.COM, Batam - Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengingatkan agar pelaksanaan bazar dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadits (MTQH) tidak hanya menjadi kegiatan seremonial. Ia menegaskan, bazar harus mampu memberikan manfaat konkret bagi pelaku UMKM dan masyarakat.

Pesan itu disampaikan Amsakar saat membuka Bazar PKK Kota Batam pada MTQH XXXIV di Dataran Engku Putri, Jumat (10/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyoroti Kepala Dinas Koperasi dan UKM Batam, Salim, agar melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan bazar.

"Harus dievaluasi secara berkala. Jangan sampai hanya jadi seremoni tanpa dampak terhadap transaksi, pendapatan, maupun kualitas produk UMKM," tegasnya.

Menurut Amsakar, keberhasilan bazar tidak cukup diukur dari banyaknya kegiatan yang digelar. Lebih dari itu, harus terlihat dari peningkatan omzet pelaku usaha, bertambahnya jumlah peserta, serta kualitas produk yang semakin baik setiap tahunnya.

Ia bahkan menyindir, jika kegiatan tersebut tidak menunjukkan perkembangan, sebaiknya tidak perlu digelar.

"Kalau tidak ada peningkatan, untuk apa buat kegiatan seperti ini, hanya menghabiskan anggaran. Lebih baik dialihkan ke pelatihan. Tapi kalau terus meningkat, event ini harus dikemas lebih baik agar grafiknya naik," ujarnya.

Amsakar menegaskan, UMKM memiliki peran penting sebagai penopang ekonomi, terutama saat menghadapi krisis. Sektor ini juga dinilai mampu menyerap tenaga kerja dan membantu menekan angka pengangguran.

Karena itu, Pemko Batam terus mendorong UMKM agar berkembang melalui berbagai langkah, seperti peningkatan manajemen usaha, perbaikan kemasan produk, kemudahan perizinan seperti NIB, hingga sertifikasi BPOM dan halal.

Selain itu, dukungan permodalan hingga Rp20 juta tanpa bunga juga disiapkan, serta dorongan pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas pasar.

"Pemanfaatan teknologi bisa mendorong pertumbuhan lebih cepat dibanding cara konvensional," jelasnya.

Amsakar menegaskan, setiap program pemerintah harus memiliki dampak yang terukur, bukan sekadar formalitas. Evaluasi berkala dinilai penting untuk memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Ia juga menambahkan, arah pembangunan harus fokus pada menghadirkan hal baru, meningkatkan yang sudah ada, serta memberdayakan potensi yang tersedia.

"Ke depan, paradigma pembangunan kita dorong ke pemberdayaan masyarakat, termasuk melalui penguatan UMKM," pungkasnya.

Editor: Gokli

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit