logo batamtoday
Jum'at, 21 Juni 2024
JNE EXPRESS


Test Food Kedai Kopi Pangeran, Amsakar Sebut Ekonomi Batam Terus Membaik
Minggu, 19-02-2023 | 15:32 WIB | Penulis: Aldy Daeng
 
- Wakil Walikota Batam Amsakar Ahmad menghadiri test food di Kedai Kopi pangeran di kawasan Greenland Batam Center (Foto: Aldy)  

BATAMTODAY.COM, Batam - Wakil Wali Kota Batam Amsakar Ahmad menghadiri test food di Kedai Kopi Pangeran, kawasan Greenland Batam Center, Batam.

Pria yang dikenal penikmat kopi ini menyebutkan, bahwa saat ini pertumbuhan ekonomi Batam terus membaik dan terbilang cepat pasca pandemi Covid-19.

Amsakar Achmad mengatakan, persoalan tingginya angka pengangguran saat hantaman pandemi, berangsur pulih.

Hal ini dibarengi dengan terus tumbuhnya berbagai jenis usaha, baik usaha berskala kecil maupun menengah hingga usaha yang terbilang besar.

Dan tak kalah menariknya, usaha UMKM terus tumbuh dengan positif.

"Dua tahun lalu, angka pengangguran kita meledak karena badai Covid-19. Alhamdulillah sekarang sudah mulai kembali terserap. Hal ini karena munculnya bisnis atau usaha baru. Sehingga terjadi serapan tenaga kerja," kata Amsakar usai menghadiri test food dan Kedai Kopi Pangeran di Greenland, Sabtu (18/2/2023).

Amsakar juga berkesempatan membuat sendiri minuman di kedai kopi tersebut. Amsakar terlihat mahir dalam mempersiapkan minuman.

Usaha kedai kopi merupakan bisinis yang menarik dan selalu digemari masyarakat Batam. Sebab, Batam yang terdiri dari berbagai suku dan budaya memiliki ciri khas masakan yang berbeda-beda.

Namun, di kedai kopi, semua etnis, golongan dan berbagai komunitas bisa menyatu.

"Tadi saya lihat ada nasi kuning, ada sate juga. Saya rasa ini bisa menjadi pilihan rasa kuliner bagi pecintanya. Semoga dengan adanya kedai ini kita bisa semakin kompak dalam membicarakan kemajuan Batam. Efek dominonya jadi keuntungan tidak saja dari satu sisi," terangnya.

Mantan Kadisperindag ini menyebutkan, pelaku UMKM merupakan penopang ekonomi. Bahkan ketika badai Covid-19 lalu, pelaku UMKM bertransformasi menjadi digital, demi bisa menyesuaikan dengan keadaan.

"Kalau dulu tutup dan usaha di rumah. Sekarang tempat usaha sudah kembali menjamur. Artinya, iklim ekonomi terus membaik, dan tentunya makin banyak lagi harapan kita," ungkapnya.

Pemerintah lanjutnya, terus mendorong pertumbuhan bisnis baru ataupun penambahan modal dalam negeri melalui usaha kuliner. Batam selalu menarik dan layak untuk membuka usaha.

"Karena didukung perizinan yang mudah, serta infrastruktur yang juga mendukung usaha. Sehingga keuntungan itu ada," terangnya.

Sementara, pemilik Kedai Kopi Pangeran, Jelvin Tan mengatakan, selain menyiapkan tempat ngopi bagi warga Batam center dan sekitarnya.

Usaha ini juga menyajikan makanan khas Indonesia. Baginya budaya ngopi sudah menjadi semacam tradisi bagi masyarakat Batam, Kepri pada umumnya.

"Hari ini kami sedia nasi kuning, dan sate. Kalau minuman kopi khas Karimun, dan lainnya," kata Jelvin.

Tidak hanya menikmati seruputan kopi, masyarakat kota Batam, kerap menjadikan kedai kopi sebagai tempat janjian untuk membahas berbagai hal.

"Kita punya budaya kalau mau jumpa, 'ayo ngopi dimana?'. Nah disini kita siapkan, metode pembuatan kopi kita juga masih ala tradisional. Tadi pak Wakil Walikota Amsakar sempat nyoba buat kopi," tutup Jelvin Tan.

Editor: Surya

Bawaslu Bintan

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2024 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit