logo batamtoday
Kamis, 16 April 2026
PKP BATAM


Kesenian Kuda Lumping Meriahkan Peringatan Harlah Paguyuban Jogoboyo di Seibeduk
Senin, 16-09-2019 | 13:04 WIB | Penulis: Hendra
 
Kuda Lumping diiringi Musik Tradisional Campur Sari meriahkan Hari Lahir (Harlah) Paguyuban Joyoboyo Kediri ke-6 dan Kesenian Kuda Kepang Sri Joyo Buntoro ke-5. (Foto: Hendra)  

BATAMTODAY.COM, Batam - Kesenian Jaranan atau Kuda Lumping diiringi Musik Tradisional Campur Sari meriahkan Hari Lahir (Harlah) Paguyuban Joyoboyo Kediri ke-6 dan Kesenian Kuda Kepang Sri Joyo Buntoro ke-5, yang digelar di Fasum Perumahan Griya Piayu Asri, Seibeduk, ditonton antusias warga, Sabtu (14/9/2019) malam.

Ketua Paguyuban Joyoboyo Kediri, Ari Wahyu mengungkapkan, enam tahun lalu paguyuban ini diprakarsai empat pemuda yakni Bagus, Hendri, Zainal Arifin dan Setia Budi.

Tujuannya yakni sebagai wadah mempererat silaturahmi antar warga Kediri yang merantau di Batam yang kini terdata sebanyak 453 orang.

"Ke depan silaturahmi ini tetap kami akan bina. Salah satunya dengan cara memperbanyak kegiatan sosial, selain mempererat silaturahmi antar warga Kediri ini juga kami perbuat untuk masyarakat umum," kata Ari Wahyu, sesuai rilis yang diterima BATAMTODAY.COM, Senin (16/9/2019).

Seorang penasehat Dewan Kesenian Punggowo Saproni turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia berharap kepada paguyuban maupun pihak kesenian jaranan semakin dewasa seiring usianya.

"Jaga kerukunan dan tetap guyub," harap dia.

Menurutnya, pagelaran seni seperti yang disuguhkan dalam kegiatan ini cukup penting dan dinikmati berbagai kalangan tanpa terbatas umur, suku maupun agama. Khusus kesenian serupa, ia mengungkapkan sudah ada 46 kelompok yang terbentuk.

"Kesenian bisa mempersatukan semua aspek dari lingkungan kita," pungkasnya.

Editor: Gokli

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit