logo batamtoday
Sabtu, 13 Juni 2026
PKP BATAM


Waspada Narkoba Berkedok Vape, Kemkomdigi dan BNN Tingkatkan Pengawasan
Jum\'at, 12-06-2026 | 13:48 WIB | Penulis: Redaksi
 
Menkomdigi Meutya Hafid, saat menerima audiensi Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto beserta jajaran di Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026). (Komdigi)  

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memperkuat kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam menghadapi perkembangan modus peredaran narkotika yang semakin memanfaatkan platform digital. Kolaborasi tersebut difokuskan pada percepatan penanganan konten terkait narkotika serta peningkatan edukasi kepada masyarakat mengenai jenis-jenis narkotika baru yang kian beragam.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengatakan perkembangan bentuk dan pola peredaran narkotika saat ini semakin kompleks sehingga membutuhkan sinergi yang lebih erat antara Kemkomdigi dan BNN. "Banyak orang tua yang belum mengetahui berbagai jenis narkotika baru yang beredar saat ini. Karena itu, masyarakat perlu mendapatkan informasi yang memadai agar lebih waspada," ujar Meutya saat menerima audiensi Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto beserta jajaran di Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026).

Menurut Meutya, perubahan bentuk dan karakteristik narkotika yang terus berkembang membuat identifikasi konten terkait narkoba di ruang digital menjadi semakin menantang. Oleh sebab itu, Kemkomdigi memerlukan dukungan informasi dan data dari BNN agar proses pengawasan serta penanganan konten dapat dilakukan secara lebih akurat.

Ia menjelaskan bahwa peran utama Kemkomdigi berada pada pengawasan ruang digital dan penindakan terhadap konten yang melanggar ketentuan, termasuk yang berkaitan dengan peredaran narkotika. "Masukan dan informasi dari BNN sangat penting untuk membantu kami mengenali berbagai bentuk narkotika baru sehingga langkah penanganan konten dapat dilakukan lebih cepat dan tepat," katanya.

Selain pengawasan konten, Kemkomdigi juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas dalam upaya edukasi masyarakat. Berbagai kanal komunikasi publik akan dimanfaatkan untuk menyebarluaskan informasi mengenai bahaya narkotika, mulai dari media digital, program literasi digital, iklan layanan masyarakat, media luar ruang, hingga jaringan komunikasi pemerintah daerah.

Meutya menilai informasi mengenai jenis narkotika baru, pola peredarannya, serta dampak kesehatan yang ditimbulkan perlu disampaikan secara berkelanjutan agar masyarakat memiliki pemahaman dan kewaspadaan yang lebih baik.

Dalam audiensi tersebut, BNN turut memaparkan sejumlah tren baru penyalahgunaan narkotika. Salah satunya adalah penggunaan narkotika cair yang disamarkan melalui perangkat rokok elektronik atau vape.

Selain itu, BNN juga menyoroti meningkatnya pemanfaatan platform digital dan kanal komunikasi tertutup sebagai sarana transaksi narkotika yang sulit terdeteksi.

Temuan tersebut semakin memperkuat kebutuhan akan pengawasan ruang digital yang lebih ketat serta peningkatan literasi masyarakat untuk mengenali berbagai modus baru peredaran narkotika.

Melalui kolaborasi ini, Kemkomdigi dan BNN berharap upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika dapat dilakukan secara lebih efektif, baik melalui penindakan terhadap konten digital maupun peningkatan kesadaran masyarakat terhadap ancaman narkotika di era digital.

Editor: Gokli

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit