logo batamtoday
Kamis, 21 Mei 2026
PKP BATAM


Japfa for Kids Masuk 8 Sekolah di Bintan, Perusahaan Swasta Turun Tangan Bantu Atasi Stunting
Kamis, 21-05-2026 | 14:48 WIB | Penulis: Syajarul Rusydy
 
PT Japfa Comfeed Indonesia kembali meluncurkan program Japfa for Kids yang kini menyasar delapan sekolah dasar di Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan. (Foto: Syajarul Rusydy)  

BATAMTODAY.COM, Bintan - Di tengah masih tingginya persoalan stunting dan malnutrisi anak di daerah, PT Japfa Comfeed Indonesia kembali meluncurkan program Japfa for Kids yang kini menyasar delapan sekolah dasar di Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan.

Program tersebut difokuskan pada penanganan anak-anak yang mengalami kekurangan gizi dan gizi buruk melalui pemberian asupan protein hewani serta edukasi perilaku hidup sehat. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk keterlibatan sektor swasta dalam membantu pemerintah menangani persoalan stunting yang hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah di berbagai daerah.

Corporate Affairs Director PT Japfa Comfeed Indonesia, Rachmat Indrajaya, mengatakan program Japfa for Kids telah dijalankan dalam beberapa tahun terakhir dan kembali diperluas untuk mendukung upaya penurunan angka stunting di Kabupaten Bintan.

"Program yang sudah dijalankan beberapa tahun terakhir ini kembali dilaksanakan untuk membantu upaya pemerintah dalam menanggulangi stunting," ujar Rachmat di Teluk Bintan, Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, program tersebut memiliki dua fokus utama, yakni menekan angka malnutrisi serta membangun kebiasaan hidup sehat sebagai langkah pencegahan jangka panjang.

Untuk memastikan program tepat sasaran, Japfa akan bekerja sama dengan puskesmas dalam melakukan penyaringan atau screening terhadap anak-anak yang mengalami kekurangan gizi maupun gizi buruk.

Rachmat menjelaskan, melalui unit usahanya di Kabupaten Bintan, yakni PT Indojaya Agrinusa, perusahaan akan menyalurkan telur ayam sebagai sumber protein hewani kepada anak-anak penerima manfaat.

Namun, program tersebut tidak berhenti pada pemberian bantuan pangan semata. Japfa juga akan melakukan pemantauan rutin terhadap tumbuh kembang anak-anak penerima manfaat guna memastikan intervensi gizi berjalan efektif.

"Penerima manfaat akan dimonitor secara rutin untuk mengawasi tumbuh kembang anak-anak yang menerima manfaat program tersebut," katanya.

Selain distribusi telur ayam, program Japfa for Kids juga dibarengi edukasi pembiasaan perilaku hidup sehat di sekolah-sekolah binaan. Setiap pekan, siswa akan mengikuti kegiatan senam bertema empat pilar gizi seimbang yang dipadukan dengan edukasi kesehatan dasar.

"Nanti senam dengan treatment musik yang mengajak anak-anak berperilaku hidup sehat, habis senam kita edukasi cuci tangan dan pemeriksaan kuku baru memakan bekal yang dibawanya," ujar Rachmat.

Ia menilai persoalan gizi anak tidak selalu berkaitan dengan keterbatasan makanan. Dalam sejumlah kasus, anak yang sebenarnya memiliki asupan cukup tetap terlihat mengalami gangguan gizi akibat pola hidup tidak sehat, seperti infeksi cacingan.

Karena itu, pembiasaan perilaku hidup sehat dinilai sama pentingnya dengan pemenuhan nutrisi. "Ada beberapa kasus anak berkecukupan gizi tetapi dianggap kekurangan gizi karena masalah cacingan. Nah, pembiasaan perilaku hidup sehat menjadi langkah penting untuk pencegahan," katanya.

Rachmat menegaskan keberhasilan program penanganan stunting tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah maupun perusahaan semata. Peran orang tua, sekolah, dan tenaga kesehatan dinilai menjadi faktor penting agar program berjalan efektif dan berkelanjutan.

"Nah peran orang tua, sekolah dan juga puskesmas sangat penting dalam menyukseskan program ini," tambahnya.

Kehadiran program Japfa for Kids di Bintan juga menjadi gambaran bahwa persoalan stunting membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Di tengah besarnya anggaran dan berbagai program pemerintah yang telah digulirkan, angka malnutrisi di sejumlah daerah masih menjadi tantangan serius yang membutuhkan pengawasan serta intervensi berkelanjutan, terutama pada anak usia sekolah dasar.

Editor: Gokli

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit