logo batamtoday
Kamis, 21 Mei 2026
PKP BATAM


BP Batam Kecam Vandalisme Tanaman Bugenvil, Puluhan Pohon Rusak dan Hilang
Rabu, 20-05-2026 | 15:28 WIB | Penulis: Redaksi/Alex
 
Perusakan puluhan tanaman bugenvil di sejumlah titik kawasan Kota Batam yang terjadi pada Selasa (19/5/2026). (BP Batam)  

BATAMTODAY.COM, Batam - BP Batam mengecam keras aksi perusakan puluhan tanaman bugenvil di sejumlah titik kawasan Kota Batam yang terjadi pada Selasa (19/5/2026). Tindakan yang diduga dilakukan orang tidak dikenal (OTK) itu dinilai mencoreng upaya pemerintah dalam mempercantik dan menata wajah kota.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menegaskan aksi vandalisme tersebut tidak bisa ditoleransi karena merugikan program penghijauan yang tengah digencarkan pemerintah. "Kami sangat menyesalkan terjadinya perusakan terhadap tanaman bugenvil yang telah ditanam sebagai bagian dari upaya mempercantik Kota Batam. Tindakan seperti ini tidak dapat ditoleransi dan telah mencederai semangat kolektif di tengah komitmen pemerintah untuk menjadikan Batam sebagai kota modern yang estetik, hijau, dan nyaman bagi seluruh masyarakat maupun para investor yang datang," tegas Ariastuty, yang akrab disapa Tuty.

Menurut laporan yang diterima BP Batam, sebanyak 59 tanaman bugenvil mengalami kerusakan misterius. Dari jumlah tersebut, 13 tanaman dilaporkan hilang dan diduga dicuri, sementara tanaman lainnya ditemukan tercabut lalu dibuang ke sekitar saluran parit.

Peristiwa ini menambah daftar panjang aksi perusakan fasilitas penghijauan di Batam. Sebelumnya, ratusan tanaman jati emas yang ditanam di sejumlah titik kota juga mengalami kerusakan akibat ulah pihak tidak bertanggung jawab.

Tuty menilai, tindakan vandalisme terhadap tanaman hias bukan sekadar merusak estetika kota, tetapi juga menghambat investasi jangka panjang pemerintah dalam menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih tertata dan berkelanjutan.

Ia menjelaskan, program penghijauan yang dijalankan di bawah arahan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, merupakan bagian dari strategi memperkuat citra Batam sebagai kota modern dan ramah investasi. "Kehadiran tanaman hias seperti bugenvil ini tidak hanya berfungsi memperindah wajah kota, tetapi juga menjadi simbol kepedulian terhadap ruang kota yang lebih tertata," ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, BP Batam memastikan akan segera melakukan perbaikan dan penggantian tanaman yang rusak. Selain itu, pengawasan di sejumlah titik penataan kota juga akan diperketat guna mencegah aksi serupa kembali terjadi.

Tuty turut mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga fasilitas publik yang telah dibangun pemerintah. Menurutnya, menjaga keindahan kota merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas pemerintah semata.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas publik yang telah dibangun. Keindahan kota bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan partisipasi aktif seluruh warga. Jika melihat tindakan yang merusak fasilitas umum, kami berharap masyarakat tidak ragu untuk melapor agar dapat segera ditindaklanjuti," pungkasnya.

Editor: Gokli

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit