BATAMTODAY.COM, Jakarta - Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus 2026 kepada seluruh umat Kristiani di Indonesia. Ia berharap momentum keagamaan tersebut dapat memperkuat nilai kedamaian, persaudaraan, dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
"Selamat memperingati Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus Tahun 2026 kepada seluruh umat Kristiani di Indonesia. Semoga peringatan ini membawa kedamaian, sukacita, dan semangat baru dalam membangun kehidupan yang harmonis," ujar Nasaruddin Umar di Jakarta, Kamis (14/5/2026).
Menag menegaskan peringatan hari besar keagamaan bukan hanya menjadi momentum spiritual, tetapi juga sarana memperkokoh komitmen kebangsaan dan mempererat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Menurutnya, setiap perayaan keagamaan memiliki pesan moral yang penting untuk diterapkan dalam kehidupan sosial, seperti nilai kasih, pengorbanan, keadilan, dan perdamaian. "Setiap peringatan keagamaan memiliki pesan moral yang relevan bagi kehidupan bersama, seperti nilai kasih, pengorbanan, keadilan, dan perdamaian yang dapat menjadi landasan dalam membangun masyarakat yang rukun dan saling menghormati," katanya.
Nasaruddin juga mengajak umat Kristiani untuk terus mengambil peran aktif dalam pembangunan bangsa melalui penguatan solidaritas sosial, kepedulian terhadap sesama, dan kerja sama lintas elemen masyarakat.
Ia menilai nilai-nilai agama harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar dan memperkuat harmoni sosial. "Nilai-nilai agama perlu dihadirkan dalam tindakan nyata yang memberi manfaat bagi lingkungan sekitar. Mari bersama-sama menjaga harmoni, memperkuat persatuan, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia," pesan Menag.
Pemerintah berharap peringatan Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus 2026 dapat membawa semangat kebersamaan dan optimisme baru bagi masyarakat dalam menjaga kerukunan antarumat beragama serta memperkuat persatuan nasional di tengah dinamika kehidupan berbangsa.
Editor: Gokli
