logo batamtoday
Jum'at, 08 Mei 2026
PKP BATAM


PPIH Buka Empat Klinik Satelit di Hotel Al-Hidayah Makkah
Jum\'at, 08-05-2026 | 10:48 WIB | Penulis: Saibansah
 
Tim Kesehatan Haji Sektor 10, dr Mario Abdullah di Makkah Arab Saudi. (Foto: MCH PPIH Arab Saudi 2026)  

BATAMTODAY.COM, Makkah - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Makkah membuka empat klinik kesehatan satelit di kompleks Hotel Al-Hidayah, kawasan Aziziyah, Makkah, Arab Saudi, guna memperkuat layanan kesehatan bagi jemaah haji Indonesia.

Tim Kesehatan Haji Sektor 10, dr Mario Abdullah, mengatakan fasilitas tersebut disiapkan agar akses layanan medis lebih dekat dan mudah dijangkau jemaah yang menginap di kawasan tersebut.

“Kami membuka empat klinik kesehatan satelit untuk memaksimalkan pelayanan kepada jemaah,” ujar Mario saat ditemui di Hotel Al-Hidayah, Senin (4/5/2026).

Menurut dia, klinik satelit tersebut tersebar di sejumlah tower hotel. Klinik pertama berada di Tower 1 dan melayani jemaah di Tower 1 dan 2.

Klinik kedua ditempatkan di Tower 3 untuk melayani penghuni Tower 3 dan 9A. Sementara klinik ketiga berada di Tower 4 yang melayani jemaah di Tower 4, 9C, dan Tower 5.

Adapun klinik keempat berada di Tower 8 untuk melayani jemaah di Tower 6, 7, dan 8.

Mario menjelaskan, operasional penuh klinik masih menunggu izin resmi dari Kementerian Kesehatan Arab Saudi. Selama proses tersebut, petugas kesehatan tetap memberikan pelayanan melalui kunjungan langsung ke kamar-kamar jemaah. "Untuk sementara kami melakukan visitasi sambil menunggu izin operasional," katanya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, sebagian besar jemaah mengalami gangguan kesehatan ringan seperti batuk, pilek, dan sakit tenggorokan.

Selain itu, petugas juga menemukan sejumlah jemaah dengan tekanan darah yang tidak stabil akibat aktivitas ibadah dan mobilitas yang cukup tinggi. "Aktivitas jemaah yang padat memengaruhi kondisi fisik, termasuk tekanan darah," ujar Mario.

Ia memastikan persediaan obat-obatan bagi jemaah dalam kondisi mencukupi dan dapat langsung diberikan sesuai kebutuhan medis.

Jika ditemukan kasus yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, tim kesehatan akan berkoordinasi dengan Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) maupun rumah sakit di Arab Saudi.

"Untuk kasus yang memerlukan penanganan lebih lanjut akan kami rujuk agar jemaah mendapat pelayanan yang lebih komprehensif," tutup Mario.

Editor: Dardani

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit