BATAMTODAY.COM, Madinah - Proses pemberangkatan jemaah haji Indonesia dari Madinah menuju Makkah terus berlangsung. Pada pendorongan ke-17, sebanyak 445 jemaah dari Sektor 2 Daerah Kerja (Daker) Madinah diberangkatkan dengan lancar dan aman.
Ketua Sektor 2 Daker Madinah, Iskandar Mahyudin, mengatakan seluruh rangkaian keberangkatan telah dipersiapkan jauh sebelum waktu keberangkatan. Persiapan bahkan dilakukan sejak delapan jam sebelumnya, termasuk penempatan koper jemaah di depan kamar masing-masing.
"Tas jemaah sudah kami siapkan lebih awal agar proses pendorongan berjalan tertib,: ujarnya di Madinah, Sabtu (2/5/2027).
Pengelolaan barang bawaan menjadi perhatian utama petugas, terutama untuk membantu jemaah lanjut usia agar tidak terbebani. Beberapa jam sebelum keberangkatan, koper jemaah diturunkan oleh petugas dan langsung dimasukkan ke dalam bus.
Jika masih ditemukan barang tertinggal, petugas memastikan akan menyusulkannya pada kelompok terbang berikutnya. Hal ini dilakukan agar tidak ada barang jemaah yang terabaikan selama proses perjalanan.
Iskandar juga menekankan pentingnya koordinasi antara Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), pihak syarikah, dan perhotelan. Kerja sama tersebut dinilai efektif dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan di lapangan.
Ia mencontohkan, ketika ada jemaah yang sempat tertinggal, pihak syarikah segera berkoordinasi dengan sopir untuk kembali menjemput. Menurutnya, setiap potensi kendala selalu dibahas bersama sebelum keberangkatan sehingga dapat ditangani dengan cepat.
Selain itu, petugas terus mengingatkan jemaah agar bijak dalam mengatur barang bawaan. Imbauan ini diberikan untuk menghindari kelebihan kapasitas bagasi yang dapat menimbulkan kendala saat kepulangan ke Tanah Air.
"Kami mengimbau jemaah untuk tidak berbelanja berlebihan agar bagasi tetap sesuai ketentuan maskapai," kata Iskandar.
Dengan persiapan dan koordinasi yang matang, proses pendorongan jemaah dari Madinah ke Makkah diharapkan terus berjalan tertib, aman, dan nyaman hingga seluruh rangkaian ibadah haji selesai.
Editor: Dardani
