logo batamtoday
Senin, 27 April 2026
PKP BATAM


RI-Bulgaria Perkuat Kerja Sama Riset Antartika, Fokus Perubahan Iklim Global
Senin, 27-04-2026 | 14:08 WIB | Penulis: Redaksi
 
Duta Besar RI untuk Bulgaria, Listiana Operananta, melakukan pertemuan dengan Direktur National Centre for Polar Studies, Hristo Pimpirev, di Sofia pada 20 April 2026. (Foto: Kemlu)  

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Sofia mendorong penguatan kerja sama internasional di bidang ilmu pengetahuan dan lingkungan, khususnya riset kawasan kutub, sebagai bagian dari strategi diplomasi soft power.

Duta Besar RI untuk Bulgaria, Listiana Operananta, melakukan pertemuan dengan Direktur National Centre for Polar Studies, Hristo Pimpirev, di Sofia pada 20 April 2026.

Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama riset antara Indonesia dan Bulgaria, terutama penelitian di kawasan Antartika yang memiliki peran penting dalam memahami dinamika perubahan iklim global. "Kerja sama internasional menjadi kunci dalam menghadapi tantangan perubahan iklim yang semakin kompleks. Hal ini juga berkaitan dengan visi ketahanan pangan dan energi nasional yang dipengaruhi perubahan iklim," ujar Dubes Listiana.

Sebagai tindak lanjut, Badan Riset dan Inovasi Nasional akan dilibatkan sebagai mitra utama dalam pengembangan kolaborasi tersebut. KBRI Sofia berencana memfasilitasi pertemuan lanjutan antara BRIN dan NCPS untuk membahas langkah konkret, termasuk peluang penelitian bersama di Antartika.

Pihak NCPS menyatakan kesiapan untuk menjalin kerja sama dengan Indonesia. Lembaga tersebut memiliki pengalaman panjang dalam penelitian Antartika dan telah bermitra dengan berbagai negara dalam pengembangan ilmu pengetahuan berbasis lingkungan ekstrem.

Kolaborasi ini dinilai membuka peluang bagi peneliti Indonesia untuk terlibat langsung dalam riset internasional di kawasan kutub. Sebaliknya, Bulgaria dapat memperluas jejaring ilmiah ke kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Kerja sama ini juga sejalan dengan peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Bulgaria pada 2026, sekaligus memperkuat hubungan bilateral melalui bidang sains dan inovasi.

Secara global, tidak semua negara memiliki akses untuk melakukan penelitian di Antartika. Hal ini diatur dalam Antarctic Treaty System yang mensyaratkan kapasitas ilmiah, komitmen jangka panjang, serta dukungan logistik yang besar.

Bulgaria sendiri termasuk dalam kelompok terbatas negara yang memiliki stasiun riset di Antartika, yakni St. Kliment Ohridski Base yang telah beroperasi sejak 1988 dan aktif digunakan pada musim panas Antartika.

Melalui kolaborasi ini, Indonesia dan Bulgaria optimistis dapat memperkuat kontribusi dalam riset global, khususnya dalam memahami perubahan iklim yang berdampak luas, termasuk bagi negara tropis seperti Indonesia.

Editor: Gokli

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit