BATAMTODAY.COM, Bintan - Kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) perdana tahun 2026 di Kabupaten Bintan disambut secara istimewa melalui prosesi budaya Melayu. Penyambutan tersebut berlangsung di Pelabuhan Internasional Bandar Bintan Telani (BBT), Lagoi, Kamis (1/1/2026), dan dipimpin langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad bersama Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, Bupati Bintan Roby Kurniawan, Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata RI, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Bintan, serta pimpinan Bintan Resort.
Sebanyak 218 penumpang Kapal Ferry Wan Seri Beni yang bertolak dari Singapura tercatat sebagai wisatawan mancanegara pertama yang tiba di Bintan pada awal tahun 2026. Setibanya di pelabuhan, para wisman disambut secara seremonial melalui prosesi pemakaian tanjak dan persembahan Tari Kreasi Melayu, sebagai bentuk penghormatan budaya sekaligus upaya memberikan pengalaman berkesan sejak pertama kali menginjakkan kaki di Bumi Segantang Lada.
Penyambutan simbolis diberikan kepada sejumlah wisatawan perwakilan dari berbagai negara, di antaranya pasangan Mr Kimura Noriaki dan Mrs Kimura Tsukihashi Tomoko asal Jepang, Mr Kannenberg Danniel-Leander dan Mrs Bierschenk Laura asal Jerman, serta pasangan Mr Karthikvenkatnarayan Kaundinya dan Mrs Margrette Karthik Kaundinya asal India.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menyampaikan bahwa peningkatan arus kunjungan wisatawan ke Bintan merupakan hasil dari sinergi lintas sektor yang terus diperkuat oleh pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan pariwisata.
"Sinergi lintas sektor yang kita bangun selama ini telah membuahkan hasil yang sangat baik. Kunjungan wisatawan ke Bintan menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan," ujar Ansar Ahmad usai kegiatan penyambutan.
Menurutnya, penyambutan berbasis budaya merupakan bagian dari strategi memperkuat daya tarik pariwisata Kepulauan Riau dengan menonjolkan identitas lokal dan pelayanan berkelas. Ia menegaskan bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya terpusat di kawasan Lagoi.
"Tidak hanya kawasan wisata Lagoi, destinasi wisata lain yang tersebar di kabupaten dan kota se-Kepulauan Riau juga terus kita dorong agar menjadi magnet kunjungan, baik wisatawan lokal maupun mancanegara," katanya.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau optimistis momentum kedatangan wisatawan mancanegara perdana tahun 2026 ini akan semakin memperkuat posisi Bintan dan Kepri sebagai destinasi pariwisata internasional unggulan yang mengedepankan kekayaan budaya, keramahan layanan, dan pengalaman wisata yang berkesan sejak kedatangan pertama.
Editor: Gokli
