BATAMTODAY.COM, Batam - PT PELNI (Persero) Cabang Batam resmi merilis jadwal kedatangan dan keberangkatan kapal untuk periode Desember 2025. Dua kapal penumpang, yakni KM Kelud dan KM Nggapulu, akan melayani sejumlah rute penting menuju Tanjung Priok, Belawan, serta Tanjung Balai Karimun.
Sepanjang bulan Desember, KM Kelud menjadi kapal dengan frekuensi pelayaran terbanyak. Kapal ini mulai beroperasi pada 3 Desember 2025, dengan kedatangan pukul 13.00 WIB dan keberangkatan pukul 16.00 WIB menuju Tanjung Priok.
Di tanggal 7 dan 14 Desember, KM Kelud dijadwalkan melayani rute Tanjung Balai Karimun-Belawan dengan keberangkatan masing-masing pukul 10.00 WIB dan 09.00 WIB.
Rute Tanjung Priok kembali dilayani pada 10 dan 16 Desember, disusul pelayaran berikutnya menuju Belawan pada 22 dan 25 Desember. Pada 27 Desember, KM Kelud menutup layanan bulan ini dengan keberangkatan pukul 20.00 WIB menuju Tanjung Priok.
Sementara itu, KM Nggapulu beroperasi empat kali pada periode yang sama. Layanan dimulai pada 15 Desember dengan tujuan Belawan.
Kapal kembali tiba di Batam pada 17 Desember dan melanjutkan perjalanan keesokan harinya. Jadwal terakhir KM Nggapulu berlangsung pada 21 Desember, dengan keberangkatan pukul 05.00 WIB menuju Tanjung Priok.
Kepala Cabang PELNI Batam, Edwin, mengatakan bahwa jadwal yang dirilis sudah disesuaikan dengan kebutuhan mobilitas akhir tahun serta kesiapan armada. Ia mengimbau masyarakat untuk selalu memperbarui informasi melalui kanal resmi PELNI.
"Desember adalah periode dengan lonjakan penumpang, terutama menjelang libur Natal dan Tahun Baru. Kami memastikan armada siap melayani, namun jadwal tetap bisa berubah sesuai kondisi operasional," ujar Edwin, saat ditemui di kawasan Sekupang, Selasa (25/11/2025).
Ia juga menegaskan pentingnya pemesanan tiket lebih awal melalui aplikasi resmi PELNI.
"Kami mengajak masyarakat menggunakan aplikasi PELNI Mobile untuk pengecekan jadwal, ketersediaan tiket, dan informasi terbaru. Itu cara paling cepat dan akurat," tambahnya.
PT PELNI mengingatkan bahwa jadwal keberangkatan sewaktu-waktu dapat berubah mengikuti cuaca, kondisi pelabuhan, dan kebijakan operasional lainnya.
Editor: Yudha
