BATAMTODAY.COM, Batam - Kebakaran hebat melanda kapal tanker MT Federal II yang tengah diperbaiki di galangan PT ASL Shipyard Indonesia, kawasan Batu Aji, Batam, Kepulauan Riau, pada Rabu dini hari. Insiden maut tersebut menyebabkan 10 orang pekerja meninggal dunia dan 18 lainnya mengalami luka-luka.
Kapolda Kepulauan Riau, Irjen Asep Safrudin, membenarkan peristiwa tragis itu. Berdasarkan pendataan sementara, total korban mencapai 28 orang.
"Saat ini terdata ada 28 korban. Sepuluh orang meninggal dunia, sementara 18 lainnya masih dirawat intensif di beberapa rumah sakit," ujar Asep saat meninjau korban di RS Mutiara Aini, Batam.
Asep menjelaskan, empat korban luka berat sedang dirawat di ruang ICU RS Mutiara Aini, sedangkan korban lainnya tersebar di RS Elisabeth, RSUD Embung Fatimah, dan RS Mutiara Aini. "Kami berharap semua korban luka dapat segera pulih," tambahnya.
Mengenai penyebab kebakaran, Asep menyebut tim gabungan Polda Kepri, Polresta Barelang, dan Inafis masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. "Penyebab pasti masih dalam proses penyelidikan. Tim Inafis sedang bekerja mengumpulkan bukti dan keterangan di lapangan," jelasnya.
Kapolda menegaskan, apabila ditemukan unsur kelalaian kerja, maka pihaknya akan menindak tegas sesuai hukum yang berlaku. "Jika ada kelalaian yang menyebabkan korban jiwa, akan kami proses hukum tanpa kompromi," tegasnya.
Sementara itu, Kapolsek Batu Aji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang Wijaya, membenarkan bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. "Benar, kebakaran terjadi dini hari sekitar pukul empat. Saat ini total korban berjumlah 28 orang," ujarnya.
Bimo juga mengonfirmasi bahwa kapal yang terbakar adalah MT Federal II, kapal yang pernah mengalami insiden serupa sebelumnya yang menewaskan empat pekerja. "Ini kapal yang sama, MT Federal II, yang juga sempat terbakar beberapa waktu lalu," ungkapnya.
Editor: Gokli
