BATAMTODAY.COM, Batam - Warga Kavling Sei Tering Melcem, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, digemparkan penemuan sepasang jenazah pria dan wanita di kamar kost Blok B1 Nomor 18, Kamis (28/8/2025) sore. Sang istri ditemukan bersimbah darah di atas kasur, sementara suami tergantung di kamar mandi.
Ketua RW 13, Warijin, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 18.00 WIB dari pemilik kost setelah tetangga mencurigai pasangan itu tidak terlihat beraktivitas sejak sehari sebelumnya.
"Awalnya tetangga heran karena korban sudah tidak bersuara sejak kemarin. Setelah dilaporkan, kami bersama pemilik kost membuka kamar dan menemukan kedua korban sudah meninggal," jelas Warijin kepada wartawan, Kamis malam.
Menurutnya, kondisi korban saat ditemukan cukup mengenaskan. "Si wanita ditutup selimut, tapi saat dibuka ada bercak darah. Sementara prianya ditemukan tergantung di kamar mandi," tambahnya.
Pemilik kost, Lilis Suryani, menyebut korban mengaku sebagai suami istri saat pertama kali menyewa kamar pada 6 Agustus lalu. Namun, keduanya hanya menunjukkan selembar Kartu Keluarga (KK) tanpa menyertakan identitas pribadi seperti KTP.
"Pengakuannya mereka pasangan suami istri, tapi tidak pernah menyerahkan fotokopi KTP. Baru 22 hari tinggal di sini. Korban laki-laki saya kenal dipanggil Surya, bekerja sebagai sales. Istrinya ibu rumah tangga," ujar Lilis.
Lilis menambahkan, dirinya tidak menyangka musibah itu terjadi. "Selasa malam lalu mereka masih sempat karaoke bersama di kamar. Jadi kaget sekali saat tahu mereka sudah meninggal," ungkapnya.
Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian, membenarkan penemuan kedua korban. Namun, pihaknya belum dapat memastikan penyebab kematian pasangan tersebut.
"Kasus ini masih dalam penyelidikan. Untuk status dan dugaan penyebab kematian, masih kami dalami," kata Debby saat dikonfirmasi, Jumat (29/8/2025) dini hari.
Debby hanya memastikan korban pria ditemukan tergantung di kamar mandi, sedangkan korban wanita sudah tidak bernyawa di atas tempat tidur. "Identitas yang kami temukan, satu berasal dari Medan dan satu dari Palembang," jelasnya.
Saat ini, jenazah kedua korban telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Kepri untuk proses autopsi lebih lanjut.
Editor: Gokli
