logo batamtoday
Minggu, 21 Juni 2026
PKP BATAM


Polri dan INTERPOL Siapkan Operasi Thunder 2025, Perang Global Lawan Perdagangan Satwa Liar
Jumat, 29-08-2025 | 09:28 WIB | Penulis: Redaksi
 
Pertemuan strategis antara Kepolisian RI dan INTERPOL Environmental Security Sub-Directorate (ENS), Senin (25/8/2025). (Humas Polri)  

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Polri menegaskan kesiapannya menjadi garda terdepan dalam Operasi Thunder 2025, operasi internasional untuk memberantas perdagangan ilegal satwa liar dan hasil hutan.

Komitmen ini ditegaskan usai pertemuan strategis antara Kepolisian RI dan INTERPOL Environmental Security Sub-Directorate (ENS), Senin (25/8/2025).

Pertemuan tersebut dihadiri personel Bagian Kejahatan Internasional (Bagjatranin) Divhubinter Polri bersama tim INTERPOL ENS yang dipimpin Mr Hyuk Lee dan Ms Tricia Tan. Dari pihak Polri, hadir antara lain Kombes Pol Hanny (Baintelkam), Kombes Pol Pipit (Dittipidter Bareskrim), serta AKBP Noval Nanusa GD.

"INTERPOL secara resmi meminta dukungan penuh Polri dalam Operasi Thunder 2025. Operasi ini menjadi agenda global melawan kejahatan lingkungan lintas negara," ujar Kombes Pol Pipit dalam keterangan persnya.

Operasi Thunder merupakan inisiatif INTERPOL bersama World Customs Organization (WCO) yang mendapat dukungan CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora). Operasi ini mencakup pertukaran informasi, penggerebekan di lapangan, hingga analisis pasca-operasi.

Menurut INTERPOL, fokus operasi diarahkan pada pemberantasan jaringan kriminal transnasional yang memperdagangkan satwa langka, tumbuhan dilindungi, hingga kayu ilegal. "Tujuannya jelas: melindungi keanekaragaman hayati global sekaligus memberi efek jera bagi para pelaku," kata Mr Hyuk Lee, Criminal Intelligence Officer INTERPOL ENS.

Indonesia tercatat aktif dalam Operasi Thunder sejak 2018. Tahun lalu, aparat berhasil menindak kasus besar, termasuk penyelundupan gading gajah, sisik trenggiling, kayu ilegal, hingga burung kakatua yang dilindungi.

"Indonesia selalu menjadi pemain penting dalam operasi ini. Keikutsertaan Polri menunjukkan komitmen nasional menjaga kelestarian lingkungan dari kejahatan terorganisir," ujar Kombes Pol Hanny dari Baintelkam.

Polri memastikan dukungan penuh untuk pelaksanaan Operasi Thunder 2025 di Indonesia. Fokus utama akan diarahkan pada pengungkapan perdagangan satwa liar dan praktik pembalakan liar.

"Kolaborasi ini diharapkan memperkuat penegakan hukum dan mencegah Indonesia menjadi jalur empuk kejahatan lingkungan lintas negara," tegas AKBP Noval Nanusa.

Dengan operasi global tersebut, Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai negara kunci dalam perang melawan kejahatan lingkungan internasional.

Editor: Gokli

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit