logo batamtoday
Sabtu, 31 Januari 2026
PKP BATAM


Warga Batu Aji Minta Aparat Tindak Pembuang Limbah
Limbah Berbau Menyengat Ancam Kesehatan Masyarakat Sekitar SMAN 27 Batam
Kamis, 31-07-2025 | 14:48 WIB | Penulis: Irwan Hirzal
 
Limbah diduga jenis B3 dibuang sembarangan di sekitar SMAN 27 Batam, Kecamatan Batu Aji. (Foto: Irwan Hirzal)  

BATAMTODAY.COM, Batam - Tumpukan limbah berbau menyengat yang ditemukan di lahan kosong dekat permukiman warga di Kelurahan Buliang, Kecamatan Batu Aji, Batam, meresahkan masyarakat. Limbah yang diduga berbahaya itu terdiri dari plastik dan pakaian bekas yang berlumuran cairan menyerupai minyak atau oli.

Tumpukan tersebut terletak hanya beberapa meter dari Perumahan Kodim dan Puri Buana Indah. Lokasinya juga tak jauh dari SMAN 27 Batam, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan dampak langsung terhadap aktivitas belajar-mengajar.

"Bauknya menyengat sekali. Kami dan anak-anak sekolah sangat terganggu, apalagi tumpukan itu sempat dibakar oleh seseorang," ujar Samsudin, warga sekitar, saat ditemui pada Kamis (31/7/2025).

Menurut warga, bau limbah sudah tercium sejak empat hari terakhir. Warga menduga limbah itu sengaja dibuang oleh pihak tertentu pada malam hari. Setelah mendapat protes dari warga, pelaku yang diduga membuang limbah tersebut sempat kembali dan mengangkut sebagian besar tumpukan.

Meski demikian, warga tetap menuntut adanya penyelidikan menyeluruh. Mereka mendesak agar instansi lingkungan hidup dan aparat penegak hukum turun tangan untuk mengusut asal limbah dan siapa yang bertanggung jawab atas pembuangannya.

"Ini bukan sekadar soal bau. Limbah ini bisa membahayakan kesehatan warga, terutama anak-anak sekolah. Kami minta aparat hukum bertindak tegas," kata Intan, warga lainnya.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Kecamatan Batu Aji, Anwaruddin, mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti laporan warga. Ia menyebut proses penanganan berada di bawah koordinasi Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Kasitrantib) kecamatan.

"Laporan warga sudah kami teruskan dan saat ini sedang ditangani oleh kasitrantib kami," jelas Anwaruddin.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi mengenai asal-usul limbah tersebut. Warga berharap agar pemerintah daerah bersama dinas terkait segera melakukan pengujian kandungan limbah serta menetapkan langkah penanganan yang jelas demi melindungi kesehatan masyarakat sekitar.

Editor: Gokli

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit