BATAMTODAY.COM, Batam - Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memberikan peringatan tegas kepada para pengembang properti agar tidak mengabaikan aspek lingkungan dalam menjalankan kegiatan usahanya. Pernyataan ini disampaikan saat membuka REI Expo Batam 2025 di Atrium Grand Batam Mall, Kamis (29/5/2025).
Dalam ajang pameran properti bergengsi yang diikuti lebih dari 20 pengembang tersebut, Amsakar menyoroti pentingnya komitmen terhadap kelestarian lingkungan, khususnya terkait sistem drainase dan pengelolaan lahan. Ia menegaskan, pembangunan harus dilakukan sesuai kaidah planologi dan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).
"Aliran sungai jangan ditutup. Jangan sesuka hati melakukan pemotongan lahan atau cut and fill. Kalau AMDAL tidak memungkinkan, ya jangan dilakukan," tegas Amsakar dalam pidatonya yang turut dihadiri sejumlah Kepala Dinas di lingkungan Pemerintah Kota Batam.
Ia menambahkan, cuaca ekstrem dan pola hujan yang tak menentu membuat Batam semakin rentan terhadap bencana banjir dan tanah longsor. Bahkan, kata dia, hujan selama tiga jam saja sudah bisa menyebabkan genangan yang signifikan di sejumlah ruas jalan kota.
"Hujan tiga jam saja kita sudah bisa berenang di jalan. Ini jelas dampak dari pembangunan yang tidak mengindahkan kelestarian lingkungan," ujarnya.
Amsakar mengakui, meski dirinya baru menjabat dalam beberapa bulan terakhir, ia enggan menyalahkan kebijakan masa lalu. Fokus utama saat ini adalah menyelesaikan persoalan banjir secara kolaboratif dan konkret.
"Saya tidak mau berdebat soal tanggung jawab masa lalu. Yang penting sekarang adalah bagaimana kita bisa menyelesaikan masalah ini bersama-sama," ungkapnya.
Ia juga meminta para pengembang untuk turut menjaga kebersihan lingkungan, termasuk menyediakan fasilitas pengelolaan sampah yang layak di kawasan permukiman yang telah berpenghuni.
Dukungan Pemerintah untuk Pengembang
Di sisi lain, Amsakar menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Batam dalam mendukung pertumbuhan sektor properti. Ia berjanji akan menyederhanakan birokrasi dan mempercepat proses perizinan sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
"Permintaan percepatan izin dari para pengembang sudah saya dengar, dan itu sejalan dengan instruksi Presiden untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi. Pemerintah siap memberikan dukungan penuh," tutur Amsakar.
Dengan pendekatan yang tegas namun kolaboratif, Amsakar berharap sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dapat menciptakan pembangunan yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.
REI Expo Batam 2025 menjadi momentum strategis untuk mempertemukan kepentingan bisnis dengan visi pembangunan kota yang ramah lingkungan, aman, dan nyaman bagi seluruh warga.
Editor: Gokli
