logo batamtoday
Kamis, 30 Maret 2023
Pasang Iklan


Marak dan Beredar Luas di Batam, Siapa di Balik Beras Oplosan?
Sabtu, 18-03-2023 | 14:16 WIB | Penulis: Redaksi
 
Foto ilustrasi. (Net)  

BATAMTODAY.COM, Batam - Maraknya beras oplosan di Batam sudah sangat meresahkan masyarakat. Beras oplosan dengan menghadirkan berbagai merk, beredar luas di berbagai wilayah Kota Batam.

Keberadaan beras oplosan, yang terkesan mulus 'menyusup' ke tengah masyarakat, tentu sangat menghawatirkan. Terlebih para emak-emak, yang bersentuhan langsung dengan beras oplosan mulai dari pasar hingga dapur rumah tangga.

Pemain beras oplosan tampaknya menghadirkan berbagai merk, sesuai permintaan pasar. Karena persoalan merk hanya soal nama yang tertera di karung beras itu sendiri yang juga 'dipalsukan' para pemain beras oplosan.

"Persoalan beras oplosan di Batam sudah sejak lama, dan tak pernah terselesaikan. Sependek ingatan saya, meski marak dan beredar luas, tak satu pun orang yang berurusan dengan hukum karena beras oplosan ini," ujar As, salah satu pedagang beras di Sagulung, baru-baru ini.

Di tengah perbincangan dengan As, di salah satu kedai kopi di bilangan Aviari, akhir pekan lalu, dia mendapat panggilan telpon dari seseorang yang disebutnya sebagai tangan kanan bos beras.

As mengaku mendapat banyak informasi soal beras oplosan dari tangan kanan bos itu. "Mereka mendatangkan beras tak layak atau sudah rusak dari luar negeri. Banyak dari Thailan dan Vietnam. Sekali masuk ratusan ton. Lalu mereka oplos dengan beras premium, kemudian di pasarkan. Begitu modusnya," ungkap As.

Beras impor itu masuknya lewat pelabuhan tikus, kadang di Sekupang, Batu Besar. Kadang di Barelang. Gudang pengoplosan juga tersebar di berbagai lokasi. Ada di Cahaya Garden Bengkong, di salah satu kawasan industri Batam Center, di Sei Panas.

"Terkait merk beras yang akan dipasarkan, mereka tinggal cetak karung berasnya aja. Harga jualnya juga tergantung harga pasar merk tersebut. Mereka meraup untung besar dengan bisnis tak bermoral itu," ungkap As.

As pun mengakhiri perbincangan setelah mendapat panggilan telepon lagi dari seseorang. Sambil pamitan, dia berjanji akan mengungkap lebih jauh permainan beras oplosan di Batam yang sudah menahun itu.

"Nanti kita ungkap modus dan para pemainnya," ungkapnya sambil berlalu. (Bersambung)

Editor: Gokli

Asia Link
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2022 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit