logo batamtoday
Jum'at, 29 September 2023
Pasang Iklan


Dua Pesan Menkes untuk Pimpinan Daerah Cegah Stunting
Sabtu, 21-01-2023 | 12:20 WIB | Penulis: Redaksi
 
Menkes Budi Gunadi Sadikin, dalam pertemuan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Bogor, Selasa (17/1/2023). (Ist)  

BATAMTODAY.COM, Bogor - Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin menjelaskan di hadapan para Pimpinan Daerah untuk mencegah stunting hal yang utama dilakukan adalah dengan intervensi spesifik pada ibu sejak remaja dan intervensi spesifik pada anak di usia 6 bulan sampai 24 bulan.

Hal itu disampaikan Menkes Budi Gunadi Sadikin, dalam pertemuan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Bogor, Selasa (17/1/2023).

"Stunting saya pesannya cuman dua yaitu intervensi spesifik pada ibu sejak remaja dengan memberikan tablet tambah darah dan pada anak usia 6 sampai 24 bulan dengan memberikan protein hewani pada MPASI," ujar Menkes Budi, demikian dikutip laman Kemenkes, Kamis (19/1/2023).

Menkes Budi menjelaskan, stunting merupakan kurang gizi yang mengakibatkan rendahnya IQ anak sebesar 20% di bawah rata-rata. Dengan demikian jika dilihat dari sudut pandang pendapatan daerah, apabila SDM di suatu daerah memiliki IQ rendah maka pendapatan daerah akan rendah juga.

Karena masalahnya adalah jika seseorang dengan intelektual rendah maka dia tidak bisa bekerja dengan profesi yang lebih tinggi yang menghasilkan income yang juga lebih tinggi. "Jadi kalau kita mau maju, pendapatannya tinggi, jangan sampai stunting. Karena kalau stunting itu intelektualnya 20% lebih rendah," ucap Menkes Budi.

Untuk mencegah stunting, lanjut Menkes, yang paling penting adalah mesti intervensi spesifik jangan sampai ibu di usia remaja mengalami anemia. Intervensinya dengan memberikan tablet tambah darah dan memastikan tablet tersebut diminum.

Upaya lain yang juga penting adalah dengan memberikan protein hewani melalui MPASI sejak anak usia 6 sampai 24 bulan. "Makanan tambahan ini saya sampaikan bukan biskuit tapi makan yang mengandung protein hewani bisa ikan, bisa ayam, bisa daging sapi, yang paling gampang adalah telur," ucap Menkes Budi.

Ia menekankan, kalau anak sudah stunting itu sudah telat. Jadi jangan tunggu sampai stunting. "Caranya adalah jika berat badan anak tidak naik maka harus langsung kirim ke Puskesmas untuk diintervensi dan diberi makanan tambahan selama 14 hari," tegas Menkes Budi.

Editor: Gokli

Harris Batam Center

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2023 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit