logo batamtoday
Kamis, 26 Mei 2022
Pasang Iklan


Hari Bakti Imigrasi ke-72, Menkumham Pimpin Apel Gabungan di Batam
Rabu, 19-01-2022 | 11:44 WIB | Penulis: Putra Gema Pamungkas
 
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly. (Putra Gema/BTD)  

BATAMTODAY.COM, Batam - Hari Bakti Imigrasi ke-72, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly pimpin apel nasional gabungan Imigrasi - TNI dan instansi terkait pengawasan dalam rangka penegakan hukum keimigrasian.

Apel yang berlangsung sejak Pukul 08.00 WIB ini dilaksanakan di Pelabuhan Bintan 99 Batu Ampar, Kota Batam dan dihadiri langsung Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Kepala BP Batam Muhamamad Rudi dan pejabat Forkopimda Kepri lainnya.

Dalam kata sambutannya, Menkumham mengatakan bahwa apel gabungan ini guna meningkatkan kordinasi dalam proses peningkatan penegakan hukum keimigrasian di wilayah perbatasan darat dan perbatasan laut Indonesia.

"Kami siap berkordinasi untuk sama sama bekerja keras untuk menjaga Republik Indonesia. Saya beserta jajaran ucapkan terimakasih kepada TNI-Polri dan seluruh lembaga yang telah mendukung kinerja Kemenkumham dengan baik," kata Yasonna, Rabu (19/1/2022).

Lanjut Yasonna, Indonesia merupakan wilayah yang terbesar di dunia yang lokasinya sangat strategis. Dengan adanya hal itu, maka dari sisi keamanan perbatasan, indonesia memiliki perbatasan darat yang panjang dan perbatasan laut yang luas. Maka untuk menjaga perbatasan ini, kerjasama lintas instansi sangat diperlukan.

"Keamanan dan ketertibab satu wilayah dibutuhkan kolaborasi seperti apel gabungan yang dilakukan saat ini. Kemenkumham juga memberikan kontribusi dalam menjaga kesatuan ri, fokus yang dilakukan adalah menjaga lalu lintas orang melalui pos-pos keimigrasian lalu lintas orang," ujarnya.

Selain itu, pengawasan dan pengamanan WNA dan WNJ merupakan salah satu upaya pencegahan penyebaran covid-19. Oleh karena itu, dirinya kembali meminta agar kerjasama memantau lalulintas manusia ini terus diperketat.

"Pak presiden juga menyampaikan agar kita menahan diri berpergian ke luar negeri agar kasus omicron dapat terperangi jika kita dapat menahan diri berpergian ke luar negeri. Karena sebagaimana yang kita tau bahwa lonjakan kasus omicron sudah terjadi dan saya menghimbau kita semua untuk terus terapkan protokol kesehatan," tutupnya.

Editor: Yudha

Menkumham Pimpin Apel Nasional Gabungan di Kota Batam

BATAMTODAY.COM, Batam - Hari Bakti Imigrasi ke-72, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly pimpin apel nasional gabungan Imigrasi - TNI dan instansi terkait pengawasan dalam rangka penegakan hukum keimigrasian.

Apel yang berlangsung sejak Pukul 08.00 WIB ini dilaksanakan di Pelabuhan Bintan 99 Batu Ampar, Kota Batam dan dihadiri langsung Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Kepala BP Batam Muhamamad Rudi dan pejabat Forkopimda Kepri lainnya.

Dalam kata sambutannya, Menkumham mengatakan bahwa apel gabungan ini guna meningkatkan kordinasi dalam proses peningkatan penegakan hukum keimigrasian di wilayah perbatasan darat dan perbatasan laut Indonesia.

"Kami siap berkordinasi untuk sama sama bekerja keras untuk menjaga Republik Indonesia. Saya beserta jajaran ucapkan terimakasih kepada TNI-Polri dan seluruh lembaga yang telah mendukung kinerja Kemenkumham dengan baik," kata Yasonna, Rabu (19/1/2022).

Lanjut Yasonna, Indonesia merupakan wilayah yang terbesar di dunia yang lokasinya sangat strategis. Dengan adanya hal itu, maka dari sisi keamanan perbatasan, indonesia memiliki perbatasan darat yang panjang dan perbatasan laut yang luas. Maka untuk menjaga perbatasan ini, kerjasama lintas instansi sangat diperlukan.

"Keamanan dan ketertibab satu wilayah dibutuhkan kolaborasi seperti apel gabungan yang dilakukan saat ini. Kemenkumham juga memberikan kontribusi dalam menjaga kesatuan ri, fokus yang dilakukan adalah menjaga lalu lintas orang melalui pos-pos keimigrasian lalu lintas orang," ujarnya.

Selain itu, pengawasan dan pengamanan WNA dan WNJ merupakan salah satu upaya pencegahan penyebaran covid-19. Oleh karena itu, dirinya kembali meminta agar kerjasama memantau lalulintas manusia ini terus diperketat.

"Pak presiden juga menyampaikan agar kita menahan diri berpergian ke luar negeri agar kasus omicron dapat terperangi jika kita dapat menahan diri berpergian ke luar negeri. Karena sebagaimana yang kita tau bahwa lonjakan kasus omicron sudah terjadi dan saya menghimbau kita semua untuk terus terapkan protokol kesehatan," tutupnya.

Editor: Yudha

Asia Link
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2022 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit