logo batamtoday
Rabu, 04 Agustus 2021
PKP


Belasan Sepeda Motor Terjatuh, Warga Blokir Jalan Proyek Cut and Fill di Tanjungriau
Jumat, 20-11-2020 | 17:07 WIB | Penulis: Irwan Hirzal
 
Warga Ruli Kebun Sayur, Tanjungriau, Sekupang, Batam saat memblokir jalan yang dilalui truk pengangkut tanah. (Foto: Irwan Hirzal)  

BATAMTODAY.COM, Batam - Belasan sepeda motor sudah menjadi korban jalan licin akibat aktivitas truk tanah yang lalu-lalang di Jalan Marina City, Jumat (20/11/2020).

Warga sekitar pun mulai geram akibat banyaknya korban yang terjatuh. Buntutnya, Kamis (19/11/2020) warga memblokir aktivitas truk tanah dengan menutup jalan keluar Ruli Kebun Sayur, Tanjungriau, Kecamatan Sekupang tempat tanah tersebut diangkut.

"Aktivitas truk tanah di Ruli Kebun Sayur sudah berjalan sejak bulan Agustus. Warga sebenarnya tidak mempermasalahkan aktivitas ini. Tetapi akhir-akhir ini pengelolah membiarkan tanah-tanah yang terjatuh di jalan dan mengakibatkan korban," kata Agus, warga Marina Central Sekupang.

Ia menuturkan, aktivitas truk tanah roda 10 ini sudah sangat meresahkan. Truk itu mengangkut tanah tanpa memberikan penutup dan tidak membersihkan jalan. "Dalam aturan ini sudah jelas truk-truk tanah melanggar. Mereka tidak memberikan penutup dan tidak membersihkan jalan. Mereka hanya sebatas menyiram jalan yang kotor agar tidak berdebu. Ini yang menimbulkan jalan jadi licin," katanya.

Ia sangat menyesalkan tindakan proyek yang mengabaikan keselamatan warga. Dia mengaku khawatir dengan terus berjalanya aktivitas tersebut tanpa mengikuti aturan yang ada.

"Aparat belum memberhentikan aktivitas ini. Apakah harus menunggu korban jiwa?" tanya dia.

Warga lain juga mengaku tidak tahu berapa korban sepeda motor yang terjatuh akibat jalan licin. "Sudah belasan. Sudah tidak terhitung lagi. Untungnya belum ada korban jiwa," ungkap Sari, warga lainnya.

Editor: Gokli

Evitel
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2021 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit