logo batamtoday
Jum'at, 09 Desember 2022
Pasang Iklan


UPT Wasnaker Kepri Segera Panggil Para Pihak Terkait Laka Kerja di PT Citra Shipyard
Selasa, 02-08-2022 | 12:04 WIB | Penulis: Aldy
 
Kantor UPT Wasnaker Kepri di Komplek Sukajadi, Kota Batam. (Dok Batamtoday.com)  

BATAMTODAY.COM, Batam - Kecelakaan kerja di PT Citra Shipyard, Sei Lekop, Sagulung, Kota Batam, Rabu (27/7/2022), menewaskan seorang karyawan, RM (28). Kasus inipun masih diselidiki UPT Wasnaker Kepri di Batam.

Langkah penyelidikan yang sudah dilakukan UPT Wasnaker Kepri, yakni mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan selanjutnya memanggil para pihak untuk dimintai keterangan.

PPNS UPT Wasnaker Kepri di Batam, Yudi, mengatakan, saat mereka mendatangi TKP pada Senin (1/8/2022), pihaknya diterima HRD PT Citra Shipyard sebagai main contractor (kontraktor utama) serta HRD dan HSE PT Sinar Cendana sebagai sub contractor, tempat korban RM (28) bekerja.

"Saat kami berada di lokasi kejadian, lokasi tersebut sudah dipasang police line, barang bukti penyebab laka kerja itu sudah tidak ada. Yang ada hanya scafolding saja," jelas Yudi, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (2/8/2022).

Yudi menambahkan, pihaknya sedikit terkendala dalam proses, baik penyelidikan maupun penyidikan, karena barang bukti saat terjadi laka kerja sudah di tangan pihak kepolisian, sehingga pihaknya hanya mendengarkan keterangan dari pihak perusahaan.

"Mereka bilang, barang bukti masih sama penyidik kepolisian (Polsek) baik HRD main contractor maupun sub contractor. Bahasa mereka seperti itu, masih di tangan penyidik," terang Yudi.

Lanjutnya, secara tertulis belum ada pengakuan bila yang bersangkutan (korban) itu bekerja sesuai dengan prosedur. "Hari ini dijadwalkan kembali pemanggilan pihak perusahaan, selanjutnya pemanggilan terhadap keluarga korban. Ini untuk menggali keterangan lebih mendalam," ucap Yudi.

Diungkapkannya, fakta awal yang pihaknya dapatkan saat di lokasi kejadian, korban bekerja tanpa mendapatkan penerangan yang memadai.

"Saat kejadian itu malam, dari keterangan yang kami dapat, serta petunjuk di lokasi kejadian, tidak ada lampu yang memadai, paling tidak ada lampu sorot dari atas, nah ini tidak ada," kata Yudi.

Yudi menambahkan, pihaknya juga sedang mempertanyakan, Apakah korban bekerja sudah sesuai dengan prosedur atau belum? "Saat itu kami juga mempertanyakan, korban ini kan bekerja sebagai apa, siapa pengawas dan atas perintah siapa korban melakukan aktivitas itu," bebernya.

Selain itu, UPT Wasnaker Kepri juga diketahui sudah mendatangi PT Buana Express Shipyard di Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang. Di mana, diperusahaan ini juga terjadi laka kerja berupa ledakan tanki kapal, yang menyebabkan seorang karyawan bernama Judika mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya pada Selasa (26/7/2022).

Hanya saja, Tim dari UPT Wasnaker Kepri yang turun ke PT Buana Express Shipyarad, Heri dan Bukti, belum dapat ditemui.

Editor: Gokli

Asia Link
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2022 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit