logo batamtoday
Jum'at, 09 Desember 2022
Pasang Iklan


5 Unit Mobil Mewah Selundupan dari Singapura Disebut sudah Dikirim ke Jakarta
Selasa, 26-07-2022 | 11:08 WIB | Penulis: Putra Pamungkas
 
Mobil mewah selundupan dari Singapura yang ditangkap Ditereskrimsus Polda Kepri. Kasus ini sudah menyeret satu tersangka, yakni CDK. (Putra/BTD)  

BATAMTODAY.COM, Batam - Tim penyidik Bea dan Cukai (BC) Batam masih mendalami kasus penyelundupan tiga unit mobil mewah dari Singapura. Pasalnya, diduga kuat, terdapat lebih dari tiga mobil yang diselundupkan.

Sebagaimana diketahui, Ditreskrimsus Polda Kepulauan Riau (Kepri) berhasil mengamankan dua unit mobil Nissan Fairlady tipe z nismo dan satu unit mobil Honda Honda NSX (New Sportscar eXperimental) 80s.

Ketiga mobil tersebut diamankan oleh tim Ditreskrimsus Polda Kepri, Senin (11/7/2022) lalu, di Gudang PT SPL (Sinar Penuin Lestari) yang terletak di Baloi, Kecamatan Lubuk Baca, Kota Batam, Kepri.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, penyelundupan mobil mewah dari Singapura tidak kali itu saja. Dan untuk kali tersebut, tidak hanya 3 unit jasa masuk ke Batam. Namun terdapat 10 mobil yang telah berhasil diselundukan dari Singapura.

"Ada 10 mobil sebenarnya yang sudah masuk, namun hanya 3 yang ketangkap. Untuk 5 lainnya sudah terkirim ke Jakarta, dan 2 unit lagi menghilang," kata sumber A1 BATAMTODAY.COM, yang minta namanya disamarkan, Selasa (26/7/2022).

Sumber mengungkapkan, jaringan penyelundupan mobil dari Singapura ini sudah berlangsung cukup lama. Bahkan juga melibatkan pihak ekspedisi besar yang ada di Kota Batam.

Tidak hanya itu, pada saat penangkapan bahkan terdapat 3 mobil lainnya yang tengah dalam proses perjalanan menuju Kota Batam dari Singapura. "Tapi karena kejadian subuh itu (proses penangkapan) sudah terdengar, jadi 3 mobil itu balik arah ke Singapura," ungkapnya.

Ia menambahkan, mobil-mobil ini diduga kuat diselundupkan ke Kota Batam melalui salah satu perusahaan galangan kapal yang memiliki terminal khusus di kawasan Sagulung, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam. "Shipyardnya di kawasan Sagulung, pemiliknya orang Singapura," ungkap Sumber lagi.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kabid Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Rizki Baidillah mengatakan, pihaknya juga telah menurunkan tim untuk mendatangi PT Tiger Trans Indonesia (TTI) Sagulung.

"Ya benar petugas BC Batam sudah turun ke PT TTI Jumat (22/7/2022) lalu untuk mengambil informasi," kata Rizki, Senin (25/7/2022).

Meski begitu, Rizki mengungkapkan bahwa sampai saat ini pihaknya belum dapat memberikan tanggapan lebih jauh terkait benar atau tidaknya keterlibatan PT TTI tersebut.

"Kita belum dapat menjelaskan karena sudah masuk ke dalam materi penyidikan, yang jelas sudah ada yang kita periksa dan sedang dalam pengumpulan bukti-bukti," tutupnya.

Editor: Gokli

Asia Link
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2022 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit