logo batamtoday
Senin, 26 September 2022
Pasang Iklan


Direstui Pemegang Saham, Bank Riau Kepri Siap Beralih Jadi Bank Umum Syariah
Sabtu, 11-06-2022 | 19:00 WIB | Penulis: Aldy Daeng
 
Direktur utama Bank Riau Kepri Andi Buchari ( tengah) didampingi Direktur Operasional Said Syamsuri dan Pemimpin Divisi Sekretariat Perusahaan Edi Wardana, saat acara gathering bersama media di restauran golden prown kecamatan Bengkong, kota Batam, Sabtu (11/6/2022). (Aldy/BTD)  

BATAMTODAY.COM, Batam - Setelah melalui sejumlah tahapan, termasuk Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), rencana konversi Bank Riau Kepri ke Syariah, akan terwujud akhir bulan Juni ini.

Saat ini, Bank Riau Kepri hadir di 2 pemerintah provinsi, 4 pemerintah kota, dan 14 pemerintah kabupaten. Dengan demikian, Bank Riau Kepri terdapat 12 pemegang saham dan kesemuanya telah merestui beralih ke bank konvensional syariah.

Hal itu diungkapkan Direktur Utama Bank Riau Kepri, Andi Buchari, saat acara gathering bersama media di restauran Golden Prawn, Kecamatan Bengkong, kota Batam, Sabtu (11/6/2022).

Andi Buchari mengatakan, proses konversi BRK menuju syariah tengah digodok di internal, setelah itu menuju Kemenkumham. Kemudian dari Kemenkumham, proses selanjutnya ke otoritas Jasa Keuangan (OJK) lalu ke Bank Indonesia terkait pembayaran.

"Sebenarnya tanggalnya sudah ada untuk launching ke syariah, namun kita masih menunggu. Yang jelas bulan ini, bisa jadi akhir bulan Juni," katanya.

Andi melanjutkan, para pemegang saham telah menyampaikan bahwa, banyak potensi yang bisa dikembangkan, bila BRK beralih ke syariah, kultur Melayu sebagai salah satu tolak ukur rencana konvensi tersebut.

"Tiga hal yang mendasari rencana konversi BRK, Para pemegang saham, kultur budaya serta adanya amanat perundang-undangan," jelas Andi Buchari.

Ditambahkannya, dalam sistem operasionalnya, saat ini BRK menerapkan prinsip semangat 3K, Konversi, Kinerja, dan Kultur budaya.

"Inilah yang menjadi dasar kami dalam melaksanakan berbagai kegiatan dan program ke depan di Bank Riau Kepri. BRK pun ikut berkontribusi terkait pajak daerah di Provinsi Kepri, bahkan terbilang pajak yang besar," pungkas Andi Buchari.

Editor: Yudha

Asia Link
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2022 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit