logo batamtoday
Jum'at, 15 Januari 2021
Pasang Iklan


Nelayan Posek Lingga Minta Pemerintah Tertibkan Maraknya Penggunaan Pukat Trawl
Rabu, 02-12-2020 | 11:48 WIB | Penulis: Asyri
 
Ilustrasi nelayan. (Dok BTD)  

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Nelayan Kecamatan Posek, Kabupaten Lingga merasa resah dengan makin maraknya penangkapan ikan menggunakan pukat trawl.

Kebanyakan pelakunya berasal dari luar daerah, bukan nelayan dari Kabupaten Lingga. Dikhawatirkan kegiatan tersebut akan mengurangi pendapatan nelayan lokal dan merusak ekosistem laut.

"Kita minta pemerintah dan dinas terkait untuk menertipkan kapal-kapal pukat trawl yang keberadaannya sudah mulai meresahkan nelayan kecil. Mereka sudah menganngu ekosisitem laut yang ada," ujar salah satu nelayan yang namanya tak ingin diberitakan, Rabu (2/12/2020), melalui sambungan telepon.

Diduga, saat ini sudah banyak cukong pukat trawl yang datang dari luar Lingga untuk mengeruk ikan dengan cara melanggar aturan.

"Diduga sudah banyak cukong-cukong Pukat Trawl yang datang dari luar daerah. Selain itu memanfaatkan masyarakat lokal," terangnya.

Untuk itu, nelayan lokal minta persoalan ini ditanggapi serius. Hal tersebut telah melanggar aturan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Nomor 2 Tahun 2015 tentang Larangan Penggunaan Alat Penangkap Ikan (API) Pukat Hela (Trawl) dan Pukat Tarik (Seine Nets) di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia.

"Kita minta ini ditanggapi dengan serius karena sudah meresahkan," pungkasnya.

Editor: Yudha

evitel hotel
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2020 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit