logo batamtoday
Sabtu, 19 September 2020
Pasang Iklan


Terkait Ranperda RZWP3K, Pengusaha Minta Pemprov dan DPRD Kepri Stop Berbalas Pantun
Jumat, 24-01-2020 | 18:04 WIB | Penulis: CR-2
 
Ketua Bidang Infrastruktur Perumahan dan Pemukiman DPW Asprindo Kepri, Bobot Hasibuan (tengah). (Ist)  

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Ketua Bidang Infrastruktur Perumahan dan Pemukiman DPW Asosiasi Pengusaha Pribumi Indonesia (Asprindo) Kepri, Bobot Hasibuan, meminta agar Ranperda Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau Pulau Kecil (RZWP3K) segera disahkan.

"Pengusaha maupun investor memang menunggu Ranperda RZWP3K ini segera disahkan. Tetapi, Gubernur dan DPRD Kepri serta pengusaha perlu duduk bersama, agar perizinan tak terhambat," kata Bobot kepada BATAMTODAY.COM, Jumat (24/1/2020).

Di tengah ketidakpastian kapan Ranperda RZWP3K ini disahkan, pemerintah dan DPRD Kepri malah berbalas pantun dengan saling dorong atau bahkan terkesan saling lempar. Padahal, untuk pengesahan Ranperda, Pemprov dan DPRD Kepri harus mencapai kesepakatan yang diparipurnakan.

"Jangan sampai karena ketidaksingkronan antara DPRD dan Pemprov Kepri, pengusaha dan investor menjadi korban. Oleh karena itu kedua belah pihak harus duduk bersama untuk menentukan dan memastikan pengesahan Ranperda itu. Apalagi ini menyangkut iklim investasi yang ada di Kepri, sehingga ekonomi bisa berkembang. Segeralah akhiri aja berbalas pantun itu," kata Bobot.

Bobot menyarakankan, untuk memberikan kepastian kepada pengusaha dan investor, Pemprov dan DPRD Kepri harus mengesampingkan kepentingan pribadi. Jika tidak, kata dia, pengusaha dan investor yang akan menjadi korban.

"Kami berharap agar kedua belah pihak tegas dalam masalah Ranperda RZWP3K tersebut. Untuk itu segeralah lakukan pengesahan agar tidak terjadi ketimpangan dalam iklim usaha dan investasi di Kepri," tutup Bobot.

Editor: Gokli

evitel hotel
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2020 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit