logo batamtoday
Jum'at, 12 Agustus 2022
Pasang Iklan


Wasnaker Kepri Pastikan Dokumen 15 TKA Tiongkok di PT Walbor Internasional Telah Lengkap
Sabtu, 11-06-2022 | 11:53 WIB | Penulis: Aldy
 
Wasnaker Disnakertras Provinsi Kepri saat memeriksa dokumen 15 TKA asal Tiongkok di PT Walbor Internasional Indonesia, Kota Batam, Jumat (10/6/2022). (Ist)  

BATAMTODAY.COM, Batam - Disnakertrans Provinsi Kepri turun langsung ke PT Walbor Internasional Indonesia di Kota Batam untuk memeriksa dokumen kelengkapan 15 tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok yang sebelumnya diindikasi ilegal.

Kepala UTP Pengawasan Disnakertrans Provinsi Kepri Wilayah Batam, Ald Admiral, mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan ke perusahaan tersebut, Jumat (10/6/2022) untuk memastikan dokumen 15 TKA asal Tiongkok, pascasidak yang dilakukan Komisi I DPRD Batam.

"Kami bersama Pak Said M Idris (Kabid Pengawasan Disnakertrans Kepri) sudah turun ke PT Walbor Internasional Indonesia. Hasil pemeriksaan kami, 15 TKA asal Tiongkok itu telah memiliki dokumen lengkap, termasuk izin kerja," ungkap Aldi Admiral, Sabtu (11/6/2022).

Lanjutnya, PT Welbor Internasional Indonesia, merupakan perusahaan dengan penanaman modal asing (PMA). Dan, perusahaan itu diketahui belum lama beroperasi di Kota Batam.

Terpisah, Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Batam, Tessa Harumdila mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pengecekan administrasi terkait keberadaan TKA di PT Walbor Internasional Indonesia.

"Iya kita cek dulu ya," singkat Tessa Harumdila.

Diketahui, Komisi I DPRD Kota Batam, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PT Warlbor International Indonesia pada Kamis (9/6/2022). Perusahaan itu diduga mempekerjakan 15 tenaga kerja asing asal Tiongkok yang tidak punya izin.

"Saat kita ke sana menanyakan izinnya, kita menemukan TKA dari Tiongkok di perusahaan tersebut, kita coba data ada berapa yang bekerja di sana, ternyata ada 15 orang," kata Anggota Komisi I DPRD Kota Batam Safari Ramadhan, Kamis (9/6/2022).

Ia mengatakan, sidak itu dilakukan setelah pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat setempat. "Kami mendapatkan laporan dari masyarakat. Karena sekarang lagi ramai isu TKA yang datanya sebagai pekerja ternyata dia buka judi online. Ada juga yang buka kafe dan sebagainya, itu antisipasi kami," ujar Safari.

Editor: Gokli

Asia Link
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2022 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit