logo batamtoday
Jum'at, 12 Agustus 2022
Pasang Iklan


Setelah 76 Tahun Dikuasi Singapura, Presiden Jokowi Berhasil Ambil Alih Wilayah Udara Kepri
Selasa, 25-01-2022 | 14:52 WIB | Penulis: Putra Gema Pamungkas
 
Pertemuan Leaders Retreat pemerintah Indonesia dan Singapura di The Sanchaya Resort Bintan. (Putra Gema/BTD)  

BATAMTODAY.COM, Batam - Melalui pertemuan bilateral antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, ditetapkan bahwa Flight Information Region (FIR) wilayah Provinsi Kepulauan Riau sudah di bawah kendali Indonesia (Jakarta) setelah dikendalikan Singapura sejak 1946.

Presiden Jokowi seusai melakukan pertemuan dan melihat langsung proses penandatanganan MOU di bidang Politik Hukum dan Keamanan, menegaskan bahwa saat ini wilayah udara Provinsi Kepri dan Natuna sepenuhnya sudah dibawah kendali Indonesia, tepatnya di Jakarta.

"Perjanjian FIR, maka ruang lingkup Jakarta akan melingkupi seluruh wilayah Indonesia, khususnya di wilayah Provinsi Kepulauan Riau dan Natuna," kata Presiden Jokowi di The Sanchaya Resort Bintan, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Selasa (25/1/2022).

Lanjut Jokowi, diharapkannya kedepannya kerjasama hukum keselamatan penerbangan dan pertahanan di Indonesia dan Singapura dapat terus diperkuat.

"Diharapkan kerjasama hukum keselamatan penerbangan dan pertahanan kedua negara dapat terus diperkuat berdasarkan prinsip saling menguntungkan," tegasnya.

Selain soal FIR, juga ditandatangani pula sejumlah perjanjian bilateral seperti Perjanjian Kerja Sama Pertahanan atau DCA dan Perjanjian Ekstradisi antarkedua negara. Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna Laoly juga menandatangani perjanjian ekstradisi Indonesia-Singapura.

Hadir dalam kegiatan tersebur, 7 Menteri kabinet Indonesia Maju, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly.

Sementara itu, dari delegasi Singapura turut hadir Menteri Senior dan Menteri Koordinator Keamanan Nasional Teo Chee Hean, Menteri Pertahanan Ng Eng Hen, Menteri Luar Negeri Vivian Balakrishnan, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Hukum K. Shanmugam, Menteri Transportasi S. Iswaran, serta Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Kedua Perdagangan dan Industri Tan See Leng.

Editor: Yudha

Asia Link
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2022 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit