logo batamtoday
Selasa, 28 Juni 2022
Pasang Iklan


Lagi, Aliansi Buruh Geruduk Kantor Pemko Batam
Kamis, 23-12-2021 | 17:04 WIB | Penulis: CR-8
 
Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kota Batam, Suprapto. (Foto: Daeng/BTD)  

BATAMTODAY.COM, Batam - Ratusan kaum buruh Kota Batam kembali melakukan aksi didepan kantor Walikota Batam Batam, Kamis, (23/12/2021). Kehadiran mereka itu menyampaikan tuntutan yang sama dengan demo sebelumnya, yaitu merevisi UMK (Upah Minumum Kota) dan UMP (Upah Minimum Provinsi) tahun 2022.

"Kami terus melakukan aksi sampai tuntutan kami terpenuhi, ini sebuah perjuangan, tidak hanya memperjuangkan kaum buruh yang tergabung dalam aliansi namun semua pekerja yang ada di Batam," ujar Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kota Batam, Suprapto.

Suprapto menambahkan, pihaknya akan terus melakukan aksi demo. Selain mendemo Gubernur Kepri juga Walikota Batam untuk memberikan rekomendasi kepada Gubernur Kepri tentang kenaikan UMK dan UMP 2022.

Dalam aksinya kali ini, para buruh menunrut agar Walikota Batam mendengarkan aspirasi para buruh untuk ditindaklanjuti ke Gubernur Kepri.

Sementara itu, saat menemui para buruh, Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad mengatakan, pihaknya mengapresiasi aksi damai para buruh ini dan berjanji
tuntutan akan dikoordinasikan dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam untuk diteruskan ke Disnaker Provinsi Kepri.

"Kami mengapresiasi teman buruh yang melakukan aksi secara damai, apa yang disampaikan hari ini akan kita koordinasikan dengan Disnaker Batam untuk ditindaklanjuti di Disnaker provinsi Kepri," ujar Amsakar.

Amsakar menambahkan, pemerintah Kota Batam ikut mengawal dan memonitor putusan Mahkamah Agung (MA) terkait kasasi sudah sampai di mana. Karena itu sangat berpengaruh terhadap dunia usaha khususnya di Kota Batam.

"Kita terus memonitor dan mengawal proses di MA terkait kasasi, karena ini sangat berpengaruh terhadap dunia usaha," ujar Amsakar Achmad.

Dari segi pengamanan demo hari ini, Kapolresta Barelang Kombes Pol. Yos Guntur menyampaikan, ada sekitar 300 personil gabungan dan dibantu dari TNI yang diturunkan dalam pengamanan demonstrasi kaum buruh hari ini.

Dalam kesempatan ini Yosguntur menghimbau kepada para pendemo agar tetap melakukan aksi sesuai dengan aturan yang berlaku, tidak anarkis dan terpenting tetap menjaga protokol kesehatan.

"Ada 300 personil dibantu oleh TNI dalam pengamanan demo buruh, harapannya para pendemo melakukan aksi sesuai dengan aturan yang berlaku dan tidak anarkis, tetap menjaga protokol kesehatan," ujar Kapolresta.

Editor: Dardani

Asia Link
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2022 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit