logo batamtoday
Kamis, 26 Mei 2022
Pasang Iklan


Tokoh Lintas Agama Soroti Dugaan Penganiayaan Siswa di SPN Dirgantara
Jum\'at, 26-11-2021 | 11:52 WIB | Penulis: Hadli
 
Dialog 'Kampanye Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak 2021' melalui sudut pandang lintas tokoh agama. (Hadli/BTD)  

BATAMTODAY.COM, Batam - Lintas tokoh agama di Batam, Kepulauan Riau ikut menyoroti dugaan perbuatan penganiayaan yang terjadi di sekolah SPN Dirgantara terhadap 9 orang siswanya.

Tokoh agama Islam, Hindu, Budha, Kristen Katolik, Protestan dan Konghucu menyayangkan peristiwa yang terjadi pada dunia pendidikan di Batam.

"Dalam pembahasan anti kekerasan terhadap perempuan dan anak, lintas tokoh agama juga membahas persoalan yang terjadi di SPN Dirgantara," kata Ketua KPPAD Kota Batam, Abdillah kepada BATAMTODAY.COM di Aula PIH Batam Center, Rabu (25/11/2021).

Lintas tokoh agama tersebut, KH.Lukman Rifai (MUI Batam), RD Agustinus Dwi Pramodo (Tokoh agama Katolik), Pdt Renova Jhonny Sitorus (Tokoh agama Kristen), PMy. Suwarbo S.T,M.M (Tokoh agama Budha), Dr. Drs, I Wayan Catra Yasa, M.M (Tokoh agama Hindu), Tantimin,. S.H.MH (Tokoh agama Konghucu).

Dalam dialog 'Kampanye Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak 2021' melalui sudut pandang lintas tokoh agama yang diadakan Jaringan Peduli Migran Perempuan dan Anak Kota Batam ini, juga dihadiri Komisioner Komnas Perempuan RI Theresia Iswadi, tenaga profesional Lemhannas RI Ninik Rahayu, mahasiswa dan penggiat perempuan dan anak.

Abdillah menyebutkan, dari para tokoh agama tersebut melontarkan sikap, perhatian yang ada di SPN Dirgantara atas perlakuan yang dianggap merugikan secara psikis dan mental para siswa.

"Mereka tidak menyangka apa yang terjadi di dalam SPN Dirgantara bisa berbuat seperti itu kepada anak anak didik mereka," tegasnya

Abdilah juga menyebutkan para tokoh agama tersebut menilai cara dan pola aturan dan sistem pendidikan yang ada di SPN Dirgantara kedepannya tidak terjadi lagi. Tokoh agama menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada aparat kepolisian, jika terbukti diajurkan kepada pemerintah untuk segera menutup sekolah tersebut.

Editor; Yudha

Asia Link
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2022 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit