logo batamtoday
Senin, 12 April 2021
PKP


Karyawan PT BOF Lobam Tak Terima Slip Gaji, Rawan Kehilangan Hak
Jum\'at, 29-01-2021 | 15:52 WIB | Penulis: Harjo
 
PT Bionesia Organic Foods KIB Lobam. (Foto: Harjo)  

BATAMTODAY.COM, Bintan - Sejumlah karyawan PT Bionesia Organic Foods (BOF) di Kawasan Industri Bintan (KIB) Lobam Bintan mengeluh. Pasalnya, pihak manajemen tidak mengeluarkan slip gaji mereka. Sehingga, berpotensi menghilangkan hak-hak mereka sebagai karyawan.

"Bagaimana mungkin, karyawan bisa mengetahui dan kroscek, apakah gaji yang diterima sudah sesuai dengan perhitungan. Karena karyawan jelas memiliki hitungan sebagai pembanding," ujar Ketua Federasi Konstruksi Umum dan Informal (FKUI) KSBSI Bintan, Erdis Suhendri kepada BATAMTODAY.COM, di Bintan, Jumat (28/1/2021).

PKP

Apalagi, Manager SDM menyampaikan alasan tidak memberikan slip gaji karena banyak menghabiskan kretas yang harus di print. Jelas, alasan ini tidak bisa diterima oleh akal sehat.

"Katanya kalau karyawan meminta baru diberikan slip gajinya, ini sangat aneh. Karena seluruh karyawan jelas harus mengetahui rincian apa saja yang diterima dan dilakukan pemotongan. Sebaliknya, kalau karyawan bertanya langsung bisa jadi ancaman, karena dianggap tidak patuh pada perusahaan," papar Erdis Suhendri.

Kalau hal ini terus terjadi, jelas karyawan sangat rawan kehilangan haknya. Karena tanpa slip gaji, karyawan hanya bisa mengira-gira.

"Sudah saatnya pihak instansi terkait untuk melakukan krosceksecara menyeluruh BOF, mulai pola mempekerjakan dan penggajian karyawan BOF dan subkontraktornya, mengingat sebelumnya banyak terjadi kecelakaan kerja, hingga pola pembuangan limbah dan lainnya, apakah semua sudha sesuai dengan aturan," tegas Erdis Suhendri.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah karyawan di PT Bionesia Organic Foods (BOF) yang beroperasi di Kawasan Industri Bintan (KIB) Lobam mengeluh pembayaran gaji sering telat.

Hal ini diperparah kondisi pandemi Covid-19 yang tak kunjung berakhir. Di mana, para karyawan itu mengaku kesulitan memenuhi keburuhan hidup rumah tangga mereka, jika upah yang diharapkan telat cair.

"Manajemen PT BOF harusnya bisa lebih bijaksana melihat kondisi karyawannya, yang mengantungkan hidup keluarganya pada perusahaan. Agar ke depan pembayaran gaji bisa lebih teratur atau tepat waktu," ungkap salah seorang karyawan kepada BATAMTODAY.COM, yang meminta namanya tak ditulis, Kamis (28/1/2021).

Sementara itu, HRD Meneger PT BOF, Edeng Kusnadi mengakui adanya keterlambatan pembayaran gaji karyawan. Namun, hal tersebut, sudah bisa diselesaikan pihak manajemen perusahaan.

"Memang sempat ada keterlambatan, tetapi sudah diselesaikan. Karyawan biasanya terima gaji setiap awal bulan," katanya.

Disinggung mengenai tidak adanya slip gaji, kata Edeng, bisa saja diminta ke kantor manajemen. Hal itu, dilakukan untuk menghemat pengeluaran akan kebutuhan kertas yang mencapai 2-3 rim lebih.

"Untuk yang butuh slip gaji, silahkan datang ke kantor dan akan kami printkan. Namun sejauh ini karyawan yang datang tidak banyak," terangnya.

Editor: Dardani

Evitel
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2021 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit