logo batamtoday
Senin, 12 April 2021
PKP


Limbah Minyak Kapal Tanker ARK PRESTIGE Berceceran, Resahkan Warga Pulau Labuh
Jum\'at, 29-01-2021 | 12:28 WIB | Penulis: Irwan Hirzal
 
Limbah minyak yang mengotori pantai Pulau Labu diketahui berasal dari kapal tankaer ARK PRESTIGE yang labuh jangkar tak jauh dari perusahaan PT Marcopolo yang berdekatan dengan pemukiman warga. (Irwan/BTD)  

BATAMTODAY.COM, Batam - Masyarakat Pulau Labu, Kelurahan Batu Legong, Kecamatan Bulang, Kota Batam, atau tepatnya di depan pantai Dapur 12 Sagulung, mengaku resah adanya tumpukan limbah minyak yang berceceran di perairan Pulau Labu.

Limbah minyak yang mengotori pantai itu diketahui berasal dari kapal tankaer ARK PRESTIGE yang labuh jangkar tak jauh dari perusahaan PT Marcopolo yang berdekatan dengan pemukiman warga setempat.

PKP

Kejadian tersebut diketahui oleh warga pada Senin (25/01/2021) sekitar pukul 22.00 WIB. Warga pun resah, selain akan menimbulkan banyam penyakit, warga yang merupakan nelayan itu kesulitan mendapatkan ikan.

"Kita coba konfirmasi ke pihak kapal, atau agen kapal, katanya insiden tumpahan limbah tidak sengaja," kata Rudi, ketua perangkat RT setempat, Jumat (29/01/2021).

Rudi juga mengatakan, dengan adanya limbah minyak itu mereka tak bisa berbuat apa-apa selain mengadu pihak pemerintah, dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam.

Tak hanya itu, mereka juga akan melaporkan kejadian ini ke Komisi III DPRD Kota Batam. "Sudah langsung kami laporkan ke DLH kota Batam. Setelah itu kami juga akan laporkan lagi ke Komisi III untuk menindaklanjuti kejadian ini," ujarnya.

Dia mengaku, warga setempat juga mencoba mempertanyakan hal ini ke pihak galangan kapal PT Marcopolo. Tapi malah mereka melempar bola atau saling lempar masalah hingga saat ini limbah minyak itu belum dibersihkan.

"Mereka saling lempar bola. Yang artinya ketika konfirmasi ke pihak agen kapal malah dilempar lagi ke pihak PT Marcopolo dengan justru sebaliknya. Jadi kita bingung mau kesiapa untuk pertanggungjawaban ini," katanya kembali.

Hingga berita ini diunggah, tokoh masyarakat setempat beserta perangkat RT RW Pulau Labu masih di kantor DLH kota Batam untuk melaporkan kejadian tersebut.

Ediro: Yudha

Evitel
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2021 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit