logo batamtoday
Selasa, 01 Desember 2020
Pasang Iklan


Corona di Malaysia Melonjak, Ada 865 Kasus dalam Sehari
Selasa, 20-10-2020 | 09:40 WIB | Penulis: Redaksi
 
Menara kembar petronas di Kuala Lumpur, Malaysia. (Tribunnews)  

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Malaysia kembali mencatat lonjakan kasus corona. Negara ini memiliki lonjakan 800 lebih kasus dalam beberapa hari terakhir.

Kementerian Kesehatan Malaysia melaporkan 865 kasus Covid-19 dan tiga kematian dalam 24 jam. Dalam konferensi pers, Direktur Jenderal Kesehatan Dr Noor Hisham Abdullah mengatakan 865 kasus baru membuat jumlah total infeksi di negara itu menjadi 21.363 orang, dengan kasus kematian meningkat menjadi 190 orang.

Kemudian ada 455 kasus pemulihan, sehingga jumlah total yang sembuh menjadi 13.717. Sementara kasus aktif ada 7.456, dengan 99 menerima perawatan intensif dan 32 di antaranya membutuhkan bantuan pernapasan, menurut laporan Free Malaysia Today.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan Malaysia melaporkan adanya mutasi virus Covid-19 tipe D614G terdeteksi di di antara kasus Covid-19 di Lahad Datu, Sabah. Virus mutasi ini diperkirakan berasal dari Filipina atau Indonesia.

Hal ini disampaikan setelah adanya tes yang dilakukan Institute for Medical Research (IMR) atas 20 sampel virus yang diambil dan diisolasi dari klaster Benteng LD. Mutasi D614G merupakan corona yang bermutasi menjadi 10 kali lebih menular dibanding sebelumnya.

Noor Hisham mengatakan mutasi tipe D614G yang terdeteksi di Lahad Datu berbeda dibandingkan dengan galur yang bermutasi dan ditemukan di gugus Sivagangga, Tawar, Sungai yang sebelumnya muncul di Kedah.

"Virus (mutasi D614G) berbeda dari segi karakteristik. Kami menemukan bahwa ada kemungkinan mutasi tipe D614G yang ditemukan di Sabah mungkin berasal dari Filipina atau Indonesia," kata dia, dilansir dari New Strait Times.

Saat ini terdapat 23 klaster baru Covid-19 yang melibatkan 604 orang yang pulang dari Sabah yang dinyatakan positif virus tersebut. "Ada kemungkinan bahwa mereka mungkin pembawa mutasi tipe D614G," lanjutnya.

Di ASEAN sendiri, RI kini menjadi negara dengan akumulasi kasus corona terbanyak. Berikut data lengkap kasus Covid-19 tingkat ASEAN per Selasa (20/10/2020):

- Indonesia (365.240 positif, 12.617 meninggal, 289.243 sembuh)
- Filipina (359.169 positif, 6.675 meninggal, 310.303 sembuh)
- Singapura (57.915 positif, 28 meninggal, 57.819 sembuh)
- Myanmar (37.205 positif, 914 meninggal, 17.568 sembuh)
- Malaysia (21.363 positif, 190 meninggal, 13.717 sembuh)
- Thailand (3.691 positif, 59 meninggal, 3.488 sembuh)
- Vietnam (1.140 positif, 35 meninggal, 1.046 sembuh)
- Kamboja (283 positif, 0 meninggal, 280 sembuh)
- Brunei (147 positif, 3 meninggal, 143 sembuh)
- Laos (23 positif, 0 meninggal, 22 sembuh)

Sumber: CNBC Indonesia
Editor: Yudha

evitel hotel
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2020 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit