logo batamtoday
Jum'at, 17 Agustus 2018
Cluster-Botania-Garden


Upacara Peringatan HUT Bhayangkara ke-72
Kapolda Kepri Sebut Indonesia Masuk 10 Negara Teraman di Dunia
Rabu, 11-07-2018 | 18:52 WIB | Penulis: Hadli
 
Kapolda Irjen Pol Didid Widjanardi bersama pimpinan FKPD Kepri, usai apel peringatan HUT Bhayangkara ke-72 di Mapolda Kepri. (Foto: Hadli)  

BATAMTODAY.COM, Batam - Polda Kepri menggelar upacara memperingati HUT Bhayangkara ke-72 di Mapolda Kepri yang dihadiri seluruh instansi se-Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (11/07/2018) pagi.

Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi mengatakan, berdasarkan amanat yang disampaikan Presiden RI, Joko Widodo bahwa pada HUT Bhayangkara di tahun 2018 ini, mendapatkan kabar baik karena dunia internasional telah menempatkan Indonesia ke dalam daftar 10 negara teraman.

"Penilaian ini berdasarkan 'Law And Order Index' yang dikeluarkan oleh lembaga riset internasional Gallup's Law And Order," kata Kapolda Kepri usai memimpim apel.

Dilanjutkannya, hasil yang dicapai merupakan tugas dan amanah kepada Polri. Namun, semua juga bukan karena kinerja Kepolisian Republik Indonesia semata, tatapi berkat kerja sama antar instansi.

"Untuk itu kepada anggota Polri jangan dulu berbangga hati sebab masih bayak tugas menanti." katanya. "Setelah pengamanan arus mudik dan balik Idul Fitri dan Pemilu serentak, tantangan tugas akan semakin berat dan kompleks. Tuntutan dan harapan rakyat terhadap Polri semakin meningkat. Terlebih lagi saat dunia sekarang ini terus berubah, terus berkembang dan bergerak dengan kecepatan tinggi yang membawa tantangan-tantangan baru, membawa ancaman-ancaman baru terhadap situasi keamanan dalam negeri."

Di era digital seperti saat ini, tambah Kapolda, Polri harus mampu mengantisipasi perkembangan tindak kejahatan yang semakin beragam, berevolusi dalam berbagai wujud dan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi.

Polri juga harus semakin siap menghadapi kejahatan yang bersifat transnasional seperti ancaman kejahatan siber, human trafficking, drug trafficking, sampai dengan armed smuggling.

"Di Tanah Air kita, tidak akan pernah melupakan tindakan biadab dan pengecut dari para pelaku bom bunuh diri yang bukan hanya menimbulkan korban jiwa warga masyarakat, tetapi juga menjadikan aparat kepolisian sebagai target aksi terornya," tuturnya.

Oleh sebab itu, Kapolda meminta agar seluruh anggota Polri jangan pernah lengah, tetap sigap dan waspada dalam menjalankan tugas. Selalu mengembangkan diri dan melakukan terobosan-terobosan untuk terus mengatasi berbagai ancaman yang ada.

Polri harus selalu melakukan pemetaan dini atas potensi ancaman keamanan dan ketertiban yang terjadi dalam masyarakat. Selanjutnya, segera lakukan langkah-langkah pencegahan.

"Polri juga perlu senantiasa menjalankan perannya dalam menjaga kerukunan serta menjaga nilai-nilai kebinekaan. Polri harus terus mengantisipasi dan mencegah berbagai potensi konflik horizontal dengan mengangkat sentimen primordial, seperti mempertentangkan perbedaan suku, agama, dan ras," pesannya.

"Polri harus tetap membangkitkan rasa persaudaraan, menggalang kerukunan dan persatuan antar elemen masyarakat, sehingga kita tidak masuk dan terjebak dalam lingkaran permusuhan dan kebencian," imbuhnya.

Editor: Gokli

PKP
evitel hotel
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2016 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit