logo batamtoday
Minggu, 24 Oktober 2021
PKP


Pecatur Kepri Bakal 'Hadapi' Grand Master di PON XX Papua, Targetkan 2 Medali
Sabtu, 25-09-2021 | 11:08 WIB | Penulis: Hadli
 
Tim catur Provinsi Kepri yang akan berlaga di PON XX Papua tengan berlatih untuk memantapkan langkah meraih medali. (Hadli)  

BATAMTODAY.COM, Batam - Tim catur Kepulauan Riau menargetkan perolehan 2 medali dalam perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, yang berlangsung dari tanggal 2 sampai dengan 15 Oktober mendatang.

Target perolehan medali itu disampaikan pelatih tim catur Kepri, Aldri, melalui sambungan telepon, Jumat (24/09/2021) siang. Target tersebut diyakini dengan kekuatan tim yang akan berangkat pada Kamis (30/9/2021) mendatang.

Aldri menyebutkan, dalam perhelatan PON XX ini, tim catur Provinsi Kepri masih masuk dalam kategori 'anak bawang', di mana hal ini terlihat dari usia para atlet yang tergolong muda, dan kekuatan tim yang hanya diperkuat dua Master Nasional.

"Kalau lawan dari provinsi lain dipenuhi dengan Grand Master dan Internasional Master di bidang catur. Sementara tim kita hanya diperkuat dua Master Nasional. Kita juga sampaikan ke KONI Kepri, target dua mendali yang dimaksud minimal mendali perak," terangnya.

Dia mengatakan, lawan yang akan dihadapi yang tergolong berat, namun sebagai pelatih dirinya mengaku hanya meminta seluruh atlit berlatih ringan demi menjaga kebugaran tubuh.

"Para atlet sudah berlatih sejak 2020 di berbagai turnamen dan latihan offline yang selalu kita laksanakan. Saya memang minta sebelum berangkat nanti, atlet harus menyegarkan pikiran terlebih dahulu. Tapi tetap untuk melatih kebugaran tubuh dan menjaga stamina," tegasnya.

Aldri sendiri menerangkan, bahwa total atlet yang akan mewakili Kepri berjumlah 5 orang, di mana 4 berasal dari Batam, dan satu atlit berasal dari Tanjungpinang.

Ia juga menuturkan bahwa tim catur juga mengikuti kelas perorangan dan beregu, untuk kategori catur cepat, standart, dan kilat.

Sementara Ketua Persatuan Catur Indonesia (Percasi) Kota Batam, Herman Rozie, mengaku bangga dengan capaian para atlet yang akan mewakili Kepri, sebagian besar berasal dari Batam.

"Untuk di kepengurusan kami saat ini, hal ini tentu saja sangat membanggakan sekali," terang Herman Rozie.

Herman berharap, saat bertanding para atlet dapat bermain tanpa beban dan memberikan hasil yang terbaik.

"Target khusus tidak ada, kami tidak ingin berikan beban. Kami hanya minta bertandinglah dengan sportif dan maksimal tanpa beban," ucap Herman.

Herman meyakini, jika atlet bermain tanpa beban dan rileks akan berdampak positif pada capaian yang akan diraih. "Hasil tak akan mengkhianati proses. Proses yang baik, hasilnya pun baik," kata dia.

Pada gelaran PON XX, sebanyak empat atlet binaan Percasi Batam lolos untuk ikut pada kegiatan empat tahunan tersebut. Namun hanya tiga yang berangkat, karena satu atlet meninggal dunia.

"Kami Percasi Batam menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya saudara kami tersebut," kata dia.

Ia menyebutkan, PON ini merupakan persembahan terakhir sebelum musyawarah pergantian pimpinan tingkat Kota Batam.

Ia berharap semakin banyak atlet berprestasi dari Kota Batam ke depan. "Semoga olahraga Batam semakin maju lagi," pungkasnya.

Editor: Yudha

Evitel
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2021 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit