logo batamtoday
Kamis, 06 Mei 2021
PKP


Lakukan 76 Penindakan
Kuartal I-2021, BC Batam Berhasil Amankan Barang Selundupan Senilai Rp 38 M
Rabu, 14-04-2021 | 16:44 WIB | Penulis: Putra Gema
 
Kepala KPU BC Batam, Susila Brata. (Ist)  

BATAMTODAY.COM, Batam - Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Batam, melalui Bidang Penindakan dan Penyidikan (P2), berhasil menorehkan capaian optimal dalam melaksanakan tugas sebagai unit pengawasan.

Kepala KPU BC Batam Susila Brata mengungkapkan, hal tersebut terbukti pada kuartal l tahun 2021, Bidang P2 berhasil mengamankan barang selundupan senilai Rp 38 miliar dengan potensi kerugian mencapai Rp 12 miliar.

PKP

"Kuartal l tahun 2021, KPU Bea Cukai Batam berhasil mengamankan barang tangkapan senilai Rp38 miliar. Ini merupakan hasil kerja keras dari semua unsur internal, khususnya Bidang P2, dan sinergi dengan aparat terkait, seperti TNI (Tentara Nasional Indonesia), kepolisian, dan APH (Aparat Penegak Hukum) lainnya," ungkap Susila, Rabu (14/4/2021).

"Potensi kerugian negara dari barang yang telah kami amankan adaalah sebesar Rp12 miliar," tambahnya.

Susila menjelaskan, tangkapan pada kuartal l-2021 terdiri dari 76 penindakan, dengan penindakan terbanyak adalah komoditi barang campuran, yaitu sebanyak 21 penindakan.

"Untuk yang terbanyak terkait penindakan adalah barang campuran 21 penindakan, barang kena cukai (rokok ilegal dan miras ilegal) 15 penindakan, barang pornografi sebanyak 14 penindakan, narkotika 4 penindakan, dan barang lainnya," ujarnya.

Susila menambahkan, dalam hal penyidikan selama periode 2021, Bea Cukai Batam telah menangani 76 Laporan Pelanggaran dengan tindaklanjut disita negara serta direekspor, dikenakan sanksi administrasi berupa denda, dilakukan penyidikan di bidang kepabeanan dan cukai, dilimpahkan ke instansi terkait, dan diproses untuk diteliti dan ditangani lebih lanjut.

"Kita harapkan adanya capaian unit pengawasan, Bidang P2 ini dapat memaksimalkan dan mewujudkan tugas dan fungsi Bea Cukai sebagai Community Protector, khususnya melindungi perbatasan dan melindungi masyarakat di wilayah Batam dari peredaran barang ilegal yang membahayakan kesehatan dan merugikan penerimaan negara," tutupnya.

Editor: Gokli

Evitel
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2021 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit