logo batamtoday
Sabtu, 20 Agustus 2022
Pasang Iklan


Program Pemagangan Dalam Negeri Solusi Kurangi Angka Pengangguran di Kepri
Jumat, 05-08-2022 | 16:37 WIB | Penulis: Harjo
 
oordinator Forum Komunikasi Jejaring Pemagangan (FKJP) Kepri, Jon Herry. (Harjo/BTD)  

BATAMTODAY.COM, Bintan - Program pemagangan dalam negeri yang sudah dicanangkan sejak tahun 2016 lalu oleh Kementerian Tenaga Kerja RI adalah salah satu solusi mengurangi angka pengangguran. Karena program ini, untuk mempersiapkan calon pencari kerja.

Demikian disampaikan oleh Koordinator Forum Komunikasi Jejaring Pemagangan (FKJP) Kepri, Jon Herry kepada BATAMTODAY.COM di Kawasan Industri Bintan (KIB) Lobam, Jumat (5/8/2022).

Jon mengatakan program ini sudah mulai 2016 untuk di Kepri, namun terkendala karena adanya pandemi Covid 19.

"Mengingat, sebelumnya program ini sudah berjalan di Kepri dan melahirkan sejumlah koordinator pemagangan dan mentor. Sekarang kita mulai lagi," ujarnya

Menurutnya, walaupun jauh sebelumnya, pemerintah sudah ada program melalui sekolah seperti SMK, namun justru dari tamatan SMK menjadi penyumbang pengangguran yang tinggi.

"Sehingga perlu adanya program pemagangan untuk pencari kerja atau peningkatan kopetensi pekerja," ungkapnya.

Artinya, kata Jon menambahkan, sasaran dari progam pemagangan ini adalah langsung untuk penempatan tenaga kerja. Apabila tidak bisa ditempatkan langsung, akan dimasukkan didalam database untuk perusahaan yang membutuhkan.

"Sebelumnya ada dua perushaan di Batam yang sudah menjalankan program pemagangan. Setelah lulus justru tidak mau bekerja di perusahaan asalnya dan bekerja di perusahaan lain, karena setelah lulus tentu akan diperhitungkan dan dibutuhkan oleh perusahaan karena sudah memiliki skill atau kopetensi," terangnya.

Jon menambahkan, harapan ke depan setelah lulus sekolah sudah nemiliki kopetensi, karena perusahaan pastinya membutuhkan tenaga yang siap kerja, tanpa melalui proses training atau siap berwira usaha.

"Semua harus berjalan sesuai dengan aturan dan ketetapan. Semua harus bersinergi, baik pemerintah, pelaku industri dan unsur lainnya. Terutama saat ini, masih dalam suasana Covid 19," tambahnya.

Editor: Yudha

Asia Link
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2022 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit