logo batamtoday
Sabtu, 20 Agustus 2022
Pasang Iklan


DPR Ajak Media Kolaborasi Bangun Opini Publik yang Positif
Jumat, 05-08-2022 | 15:56 WIB | Penulis: Irawan
 
Forum Komunikasi dan Sosialisasi Kinerja DPR RI bertajuk 'Perkuat Kolaborasi Media dan Parlemen, Wujudkan Parlemen Modern' di Hotel Raja Kuta Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (5/8/2022)  

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Achmad Dimyati Natakusumah meminta media massa berperan dalam mewujudkan parlemen modern.

"Ibarat bermain bola, anggota DPR perlu dukungan dari media untuk memperkuat kinerja dengan tulisan-tulisan yang membangun opini publik positif," kata Dimyati saat membuka Forum Komunikasi dan Sosialisasi Kinerja DPR RI bertajuk 'Perkuat Kolaborasi Media dan Parlemen, Wujudkan Parlemen Modern' di Hotel Raja Kuta Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (5/8/2022).

Dimyati memandang perlu adanya kolaborasi yang baik antara DPR RI dan media khususnya dalam membangun strategi komunikasi publik yang baik.

Melalui kolaborasi tersebut, menurut dia, opini negatif terkait dengan DPR dapat dibendung.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI Indra Iskandar juga berharap peran jurnalis dalam mewujudkan parlemen modern karena menjadi sarana informasi yang dapat disebarluaskan kepada publik.

"Mewujudkan parlemen modern bukan hanya tanggung jawab anggota DPR, melainkan kita semua. Karena mewujudkan parlemen modern adalah cita-cita kita semua," ujarnya.

Indra menyebutkan ada tiga indikator parlemen modern, yaitu transparansi, penggunaan teknologi informasi, dan perjuangan terhadap aspirasi masyarakat.

Oleh karena itu, dia berharap media dapat mendukung upaya mewujudkan parlemen modern tersebut dengan menyebarluaskan informasi terkait dengan kinerja DPR kepada publik.

Perkuat teknologi
Dalam kesempatan ini, Sekjen DPR RI Indra Iskandar juga mengatakan, DPR berkomitmen memperkuat dukungan teknologi informasi khususnya dalam mendukung kinerja parlemen dalam mewujudkan parlemen modern.

Indra mengatakan, penggunaan teknologi informasi sangat dibutuhkan bagi DPR untuk membuka akses masyarakat memperoleh informasi terkait kegiatan parlemen.

Menurut dia, teknologi informasi menjadi sarana bagi masyarakat untuk dapat mengakses berbagai keputusan yang dihasilkan DPR misalnya setiap rapat alat kelengkapan dewan (AKD) dan Rapat Paripurna, hasilnya bisa langsung diakses masyarakat.

"Kami ingin apapun hasil rapat AKD bisa langsung diakses publik, termasuk masyarakat di daerah pemilihan (dapil) dapat mengetahui apakah wakilnya mengutamakan kepentingan daerah," ujarnya.

Indra mengakui selama ini ada kesan kinerja DPR tidak transparan misalnya dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan RUU Cipta Kerja.

Karena itu dia berharap, dengan terwujudnya parlemen modern dengan pemanfaatan teknologi informasi, kesan publik terhadap kinerja parlemen yang tertutup, tidak ada lagi.

Dia mengatakan, untuk mewujudkan parlemen modern tersebut, DPR memerlukan dukungan media dalam menyebarluaskan informasi kepada publik.

Editor: Surya

Asia Link
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2022 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit