logo batamtoday
Kamis, 21 Oktober 2021
PKP


Mewaspadai Radikalisme di Tengah Pandemi Covid 19, MUI Gelar Webinar
Kamis, 14-10-2021 | 15:18 WIB | Penulis: Redaksi
 
Kepala BNPT RI, Komjen Pol. DR. H. Boy Rafli Amar, SH.MH saat menyampaikan paparanya. (Foto: Ist)  

BATAMTODAY.COM, Bogor - Komisi Informatika dan Komunikasi Kabupaten Bogor
bersama dengan MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kabupaten Bogor menggelar webinar yang mengangkat tema, 'Waspada Radikalisme Di Tengah Pandemi Covid 19', Sabtu 9 Oktober 2021 diWisma Dharmais Kabupaten Bogor.

Dalam webinar yang dihadiri para ulama peserta Pendidikan Kader Ulama XV utusan 40 MUI Kecamatan dan SKPD se-Kabupaten Bogor, pengurus MUI Kabupaten, MUI Kecamatan dan MUI Desa se-Kabupaten Bogor, Ormas di bawah naungan MUI Kabupaten Bogor dan para pimpinan Pondok Pesantren se-Kabupaten Bogor itu, menghadirkan Ketua Umum MUI Kabupaten Bogor, Dr. KH. Ahmad Mukri Aji, MA.MH sebagai keynote speech.

"Kegiatan ini diselenggarakan agar umat mendapat tausiah dan pencerahan. Kami berharap umat jangan terjebak dengan pengkotak-kotakan dan merasa paling benar dan hebat dan umat harus saling asah asih asuh," tutur KH. Ahmad Mukri Aji.

Ditambahkannya, umat jangan sampai menjadi jihad yang salah, jihad yang merusak, jihad yang baik ialah yang merawat dan menjaga bangsa dan hal tersebut sudah dicontohkan Baginda Nabi Muhammad SAW yang mempersatukan.

Sementara itu, Kepala BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) RI, Komjen Pol. DR. H. Boy Rafli Amar, SH.MH yang menyampaikan grand opening speech mengungkapkan, upaya Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme terus dilakukan BNPT yang telah diamanatkan oleh negara melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAN PE), yang di sah-kan oleh Presiden Joko Widodo, pada 6 Januari 2021.

"Tentu dibutuhkan kerja kolaborasi dan inklusif dari semua pihak, ekstrimisme, radikalisme dan terorisme tidak terkait ajaran dan agama dan tertentu. Yang ada hanyalah pihak-pihak tertentu yang hanya memaksakan kehendak dengan melakukan berbagai cara bahkan dengan menghalalkan segala cara," paparnya.

Yaitu cara yang melanggar hukum dan agama mana pun. Untuk kewaspadaan menjadi keniscayaan bagi kita semua. Dengan melakukan moderasi beragama kita harus terus mengupayakan kenyamanan dan kesejukan bagi semua pihak.

Kalangan muda patut meningkatkan literasi digital untuk menghindari ajakan dan aksi teror dari ruang media sosial yang jangkauannya tak terbatas. Para Kyai diharapkan melakukan dakwah dengan bil hikmah (Lembut dan contoh yang baik).

Kemudian, Direktur Deradikalisasi BNPT RI, Prof. Dr. H. Irfan Idris, MA memaparkan, kita harus mewaspadai 2 virus saat ini, yaitu Virus Covid 19 dan Virus Radikalisme, Ekstremisme dan Intoleran.

Agama mengajak kita untuk berdamai dan menuntun kita kepada jalan kebaikan. Bukan mengajak kepada kekerasan apalagi berbuat kerusakan. Tidak sedikit generasi muda terpapar akibat media sosial.

"Maka kita harus antisipasi dengan seksama, waspada suatu keniscayaan namun pencegahan lebih utama. Intoleran merupakan cikal bakal kepada tindakan radikalisme, ekstrimisme dan tindakan terorisme maka kita harus perkuat dengan literasi dan pemahaman agama yang baik dan benar," paparnya.

Selanjutnya, Ketua MUI Pusat Bidang Informatika dan Komunikasi, KH. Drs. Mabroer, MS menyampaikan, MUI telah mengeluarkan Fatwa terkait terorisme No. 3 Tahun 2004, maka menjadi tugas bagi kita semua untuk mencegah dan menepis paham yang terkait dengan radikalisme, ekstrimisme dan intoleran.

Islam Wasatiyah dan moderasi beragama harus dikedepankan, deradikalisasi harus melibatkan semua pihak, mitigasi ideologi dapat dilakukan melalui sektor pendidikan misalnya ke pondok pesantren sangat berbeda jika dilakukan dengan melalui pendekatan keamanan.

"Kelompok mayoritas harus mampu melindungi minoritas dan sebaliknya minoritas jangan takut kepada yang mayoritas," tegasnya.

Editor: Dardani

Evitel
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2021 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit