logo batamtoday
Rabu, 23 Juni 2021
PKP


4 Kabupaten-Kota di Kepri Berkontribusi Besar Sumbang Kenaikan Kasus Covid-19 Secara Nasional
Kamis, 10-06-2021 | 09:05 WIB | Penulis: Redaksi
 
Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito (Foto: Istimewa)  

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat agar mewaspadai kenaikan kasus Covid-19 di sejumlah kabupaten-kota yang terjadi secara signifikan.

Wiku menyebut, terdapat 25 kabupaten-kota yang berkontribusi besar menyumbang kenaikan kasus Covid-19 secara nasional.

PKP

"25 kabupaten-kota ini merupakan kabupaten-kota dengan penyumbang tertinggi dari kenaikan kasus Covid-19 selama 3 minggu terakhir secara nasional," kata Wiku saat konferensi pers, Rabu (9/6/2021).

Namun, secara nasional, lonjakan kasus virus corona yang terjadi hingga saat ini atau 3 minggu pasca Idul Fitri sebesar 53,4 persen. Angka itu lebih rendah dibandingkan tahun lalu yang angkanya mencapai 80,5 persen.

Kenaikan kasus Covid-19 usai Lebaran 2021 disumbangkan oleh Jawa Tengah yang naik 120 persen, Kepulauan Riau naik 82 persen, Sumatera Barat naik 74 persen, DKI Jakarta naik 63 persen, dan Jawa Barat naik 23 persen.

Menurut Wiku, kenaikan kasus Covid-19 di tingkat provinsi pasca Lebaran 2020 dapat mencapai 500 persen. Sementara, di tahun ini kenaikan paling tinggi hanya 120 persen. Namun demikian, ia meminta para kepala daerah tetap waspada, apalagi menghadapi lonjakan kasus yang ada di kabupaten/kota.

"Fokus penanganannya adalah dengan menurunkan kasus sesegera mungkin dan menekan agar tidak terjadi penularan, karena apabila di kabupaten/kota ini menurun maka kasus nasional akan menurun secara signifikan," kata Wiku.

Wiku pun mengingatkan kepala daerah agar tak terlambat melakukan penanganan sehingga kasusnya menjadi semakin kritis dan tak terkendali. Ia menekankan, dengan kenaikan kasus yang sangat signifikan bahkan di atas 100 persen, maka harus segera ditindaklanjuti. Sehingga tidak memperparah kenaikan kasus secara nasional.

"Untuk itu, mohon kepada seluruh bupati dan wali kota dari seluruh kabupaten kota ini untuk segera memperbaiki penanganan Covid-19 di daerahnya masing-masing," ucap dia.

Daerah, kata Wiku, dapat melakukan fokus penanganan dengan menurunkan kasus sesegera mungkin dan menekan agar tidak terjadi penularan.

"Apabila di kabupaten kota ini menurun, maka kasus nasional akan menurun pula secara signifikan," tambah Wiku.

Adapun Kabupaten kota dengan kenaikan kasus tertinggi , yakni:

1. Jateng dikontribusikan oleh Kudus dengan lonjakan kasus yang mencapai 7.594 persen. Kemudian Jepara naik 685 persen, Sragen naik 338 persen, Kota Semarang naik 193 persen, dan Semarang naik 94 persen.

2. Kepulauan Riau dikontribusikan oleh Kota Batam naik sebesar 257 persen, Karimun naik 116 persen, Natuna naik 100 persen, Bintan naik 81 persen, dan Kota Tanjung Pinang naik 13 persen.

3. Sumatra Barat dikontribusikan oleh Pasaman Barat naik sebesar 157 persen, Agam naik 151 persen, Solok naik 128 persen, Dharmasraya naik 125 persen, dan Kota Padang naik 75 persen.

4. DKI Jakarta dikontribusikan oleh Jakarta Selatan naik 92 persen, Jakarta Timur naik 67 persen, Jakarta Pusat naik 57 persen, Jakarta Utara naik 43 persen, dan Jakarta Barat naik 42 persen.

5. Jawa Barat dikontribusikan oleh Ciamis naik 700 persen, Bandung naik 261 persen, Cianjur naik 188 persen, Karawang naik 152 persen, Cirebon naik 115 persen.

Editor: Surya

Evitel
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2021 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit