logo batamtoday
Kamis, 06 Mei 2021
PKP


Inilah 5 Arahan Kemendagri untuk Pembangunan Provinsi Kepri
Rabu, 14-04-2021 | 18:52 WIB | Penulis: Redaksi
 
Staf Ahli Bidang Pertahanan Kemendagri, DR H Suhajar Diantoro. (Ist)  

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia terus mendukung percepatan pembangunan di setiap daerah di Indonesia.Tak terkecuali percepatan pembangunan di Provinsi Kepri.

Terdapat lima poin yang disampaikan Kemendagri terhadap setiap pembangunan di Provinsi Kepri. Hal ini disampaikan Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kementrian Dalam Negeri Kemendagri Republik Indonesia, Dr H Suhajar Diantoro kepada Gubernur Provinsi Kepri, H Ansar Ahmad pada pembukaan Musrembang Provinsi Kepri, Senin (12/4/2021).

PKP

"Terdapat lima arahan yang diharapkan dapat dijadikan patokan agar pembangunan di Provinsi Kepri dapat segera dilaksanakan," ungkap Suhajar, seperti dikutip laman Diskominfo Kepri.

Pertama, lanjut Suhajar, meminta Pemprov Kepri untuk mempertimbangkan keterbatasan anggaran yang ada secara rasional sehingga perlu dilakukan reprioritas terhadap proyek pembangunan sehingga tak membebani anggaran fisikal daerah.

"Kedua, melakukan refokusing pembangunan infrastruktur selama masa pandemi Covid-19. Misalnya memperkuat pembangunan infrastruktur kesehatan dan penunjang kesehatan, pembangunan infrastruktur penunjang ekonomi baik itu energi dan telekomunikasi serta pembangunan infrastruktur pedesaan penunjang pangan," jelas Suhajar.

Menurut Suhajar, ketiga dengan asumsi pandemi Covid-19 telah dikendalikan di tahun 2021. Sehingga pembangunan infrastruktur diarahkan pada sektor-sektor ekonomi yang menjadi potensi terbesar seperti perwujudan usulan pemerintah yakni pariwisata, industri, jasa pendukung pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, perdagangan serta maritim.

"Keempat, pembangunan infrastruktur berbasis teknologi dan informasi menjadi krusial agar masyarakat tetap produktif dalam bekerja, memperoleh layanan publik yang lebih baik serta tetap terintegrasi pada aktivitas ekonomi berbasis digital," ujar Suhajar.

Terakhir, kelima, lanjut Suhajar pelaksanaan belanja modal, barang dan jasa dalam pembangunan infrastruktur diutamakan memiliki kebudayaan lokal yang paling optimal.

Editor: Gokli

Evitel
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2021 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit