logo batamtoday
Rabu, 21 Agustus 2019
Banner-PKP


Komisi I DPR RI Minta Kemenkominfo Terbitkan Regulasi Operasional Palapa Ring Barat
Kamis, 29-03-2018 | 11:04 WIB | Penulis: Redaksi
 
(ki-ka) Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik, Iskandar Zulkarnaen, Danlantamal IV Laksma R Eko dan Asril Hamzah Tanjung (ketua rombongan Komisi I DPR RI) saat kunker ke Kepri. (Istimewa)  

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Ketua rombongan Komisi I DPR RI dalam kunjungan kerja ke Provinsi Kepri, Asril Hamzah Tanjung menyatakan proyek Palapa Ring Barat telah selesai dibentangkan dari Sumatera hingga Kalimantan. Namun, masih membutuhkan regulasi operasional.

"Untuk memanfaatkan kabel fiber optik ini, kami mengharapkan Kementerian Kominfo dapat segera menerbitkan regulasi untuk mengatur tarif dan operasional penggunaan Palapa Ring Barat ini. Sehingga pemanfaatannya menjadi terarah dan berdaya guna," ujar Politisi Gerindra itu, belum lama ini, seperti dilansir laman resmi Pemprov Kepri.

Anggota Komisi I lainnya, Evita Nursanty, juga menyampaikan harapannya agar proyek yang dibiayai melalui USO yang dikelola oleh BP3TI jangan sampai mangkrak dan jadi proyek yang menghabiskan dana besar namun tidak terasa manfaatnya.

"Jangan sampai jadi proyek yang menimbulkan pertanyaan dan objek pemeriksaan BPK," ujar Evita.

Dalam kesempatan itu juga, Komisi I DPR RI menekankan perlunya koordinasi antara Kementerian Kominfo, BP3TI dengan pemerintah daerah khususnya Pemerintah Provinsi Kepri. Pernyataan itu diungkapkan ketua rombongan Komisi I DPR RI Asril menyikapi pandangan dan masukan dari Dinas Kominfo Kepri yang diwakili oleh Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik, Iskandar Zulkarnaen.

"Kami menyambut baik adanya proyek ini. Dari awal pembentangan sehingga selesai pekerjaan, Dinas Kominfo Kepri selalu mengikuti. Ini akan menyelesaikan persoalan kesenjangan layanan data di tiga Kabupaten yang ada di Kepri," jelas Iskandar.

Kunjungan ini merupakan respon Komisi I DPR RI atas telah selesainya proyek Palapa Ring Barat, setelah sebelumnya mengunjungi Manado untuk melihat progress pengerjaan proyek Palapa Ring Tengah yang baru mencapai 75 persen.

Sementara untuk pembentangan proyek Palapa Ring Timur baru mencapai 45 persen. Ini disebabkan luasnya bentangan yang diperlukan untuk mencapai wilayah timur Indonesia.

Editor: Gokli

evitel hotel
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2019 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit