logo batamtoday
Minggu, 14 Agustus 2022
Pasang Iklan


Catatan Wartawan BATAMTODAY.COM, Saibansah Dardani
Kedai Kopi Aming Pontianak, di Sini Jokowi Ngopi
Jum\'at, 03-06-2022 | 08:20 WIB | Penulis: Saibansah
 
Aming, bos kedai kopi Aming Coffee dan wartawan BATAMTODAY.COM, Saibansah Dardani. (Foto: Ist)  

SAAT keluar dari pesawat baling-baling di Bandara Internasional Supadio di Pontianak, Kamis, 2 Juni 2022, terik menyengat. Untungnya, hujan lebat turun di sore hari. Tak lama, tapi cukup membuat kota menjadi dingin. Hingga gelap merayap.

Demi menghangatkan diri, sahabat saya Harry Adryanto, saya biasa menyapanya Hary Daya, Pemimpin Redaksi Suara Pemred, mengajak saya menikmati kopi icon Kota Pontianak. Kedai Kopi Aming di Jalan H. Abbas.

Ini pusatnya, masih ada beberapa lagi cabangnya di Pontianak, bahkan di Singkawang, Sanggau, Siantan, Mempawah juga di Bogor.

Begitu sampai, saya surprise melihat begitu padatnya penikmat kopi. Ruko dua pintu di satu sisi, dan seberangnya ada rumah yang difungsikan sebagai tempat menikmati kopi, penuh.

Tak ada pilihan, saya dan Hary Daya serta rekan-rekan lain, hanya kebagian kursi paling dalam, dekat toilet. Untungnya, dihalangi aquarium yang lumayan besar, jernih dan terang.

Di dinding kedai, terpampang foto Aming mengenakan kaos lengan pendek sedang menghidangkan kopi untuk Presiden Jokowi, didampingi mantan Ketua DPD Oesman Sapta Odang.

"Presiden pesan kopi apa itu?"

"Kopi susu," ujar Aming, saat kami sudah duduk semeja.

"Pak Jokowi juga minta kopi yang menjadi icon di sini."

"Berapa harga kopi yang dipesan Presiden Jokowi."

"Sembilan ribu."

Saya sendiri memesan kopi hitam, harganya Rp 7 ribu. Kopi robusta yang disaring itu rasanya agak sedikit strong, tapi pas buat saya. Yang menarik, kopi disajikan dengan tatakan kayu dengan dua lobang untuk gelas.

Ciri khas kopi di sini, ada biji-biji kopi yang turut dihidangkan. Jadi, saat meminumnya, biji kopi itu menambah cita rasa kopi murninya.

"Ini kopi murni, kami datangkan dari Lampung."

Aming kemudian bercerita, kedainya ini sesungguhnya adalah usaha warisan orang tuanya. Sejak tahun 1970 lalu.

"Waktu itu, orang tua saya masih jual kopi bubuk saja, tidak jual kopi diminum di sini."

Lalu, tahun 2022 lalu, ayah tiga anak kelahiran 1979 itu, mulai membangun bisnis kedai kopinya. Ternyata, respon konsumen begitu antusias. Sehingga, kopi Aming pun menjadi icon Pontianak.

Editor: Dardani

Asia Link
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2022 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit