logo batamtoday
Minggu, 05 Desember 2021
PKP


Disperindag Kepri Cari Penyebab Kenaikan Harga Minyak Goreng
Jum\'at, 22-10-2021 | 10:28 WIB | Penulis: Redaksi
 
Ilustrasi minyak goreng. (Dok BTD)  

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepri (Disperindag Kepri) memastikan akan mencari tahu penyebab utama kenaikan harga minyak goreng yang terjadi di Provinsi Kepri.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepri Burhanuddin di Tanjungpinang, Kamis (21/10/2021).

"Kita akan turun langsung mengecek penyebab kenaikannya, karena untuk kenaikan harga minyak goreng ini banyak faktor yang bisa mempengaruhi," jelas Burhanuddin ini

Burhanuddin menuturkan faktor-faktor yang mempengaruhi harga minyak goreng ini bisa dari kenaikan harga minyak dunia, ketersediaan stok minyak di gudang, pasokan minyak hingga harga sawit dan lainnya.

"Sehingga kita akan selidiki dulu penyebabnya, setelah itu kita akan cari solusi," tegas Burhanuddin.

Namun begitu, Burhanuddin memastikan untuk minyak goreng curah kenaikan harga bisa dipastikan tidak akan melebihi Harga Enceran Tertinggi HET nya sebesar Rp 12.500,-. Karena telah ada aturan yang ditetapkan pemerintah terkait hal itu.

"Sedangkan untuk minyak goreng kemasan, beda-beda kemasan tentu harganya bervariasi tergantung dari produsennya, kita tidak bisa mengaturnya," jelas Burhanuddin kembali.

Sebelumnya, harga minyak goreng di sejumlah warung dan pasar swalayan di ibukota Provinsi Kepri Tanjungpinang mengalami kenaikan Rp 3000,- hingga Rp 5000,- per kilo.

Kenaikan harga minyak goreng ini telah meresahkan masyarakat khususnya Ibu Rumah Tangga untuk bahan masakan setiap harinya.

Editor: Yudha

Asia Link
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2021 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit