logo batamtoday
Senin, 12 April 2021
PKP


PT BOMC Lobam Ogah Laporkan Penempatan TKA ke Disnaker Bintan
Selasa, 22-12-2020 | 17:37 WIB | Penulis: Harjo
 
Kadisnaker Bintan, Indra Hidayat. (Dok Batamtoday.com)  

BATAMTODAY.COM, Bintan - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Bintan belum mendapatkan data penempatan tenaga kerja asing (TKA) di PT Bintan Offshore Marine Center (BOMC).

Perusahaan yang berada di Kawasan Industri Bintan (KIB) Lobam itu sepertinya ogah untuk melaporkan keberadaan TKA-nya ke Disnaker Bintan. Pasalnya, Disnaker sudah meminta data itu, tetapi belum juga diberikan.

PKP

Kadisnaker Bintan, Indra Hidayat menyampaikan, meski wewenang pengawasan TKA ada di Disnaker Provinsi, setidaknya PT BOMC tetap harus melaporkan penempatan TKA kepada Disnaker Bintan, lantaran wilayah kerjanya masih di Kabupaten Bintan.

"Kita sudah minta data TKA itu, tetapi belum diberikan," ujar Indra Hidayat kepada BATAMTODAY.COM, Selasa (22/12/2020).

Sementara itu, HRD PT BOMC, Arisandy masih belum memberikan tanggapan terkait penempatan TKA itu. Di mana, informasi yang didapat di lapangan, ada 45 TKA di perusahaan itu.

Diberitakan sebelumnya, selama masa pandemi Covid-19, sebanyak 45 TKA dari berbagai negara masuk ke PT BOMC.

Kasi Inteldakim Imigrasi Kelas II Tanjunguban, Akbar Derajat Bogitara menyampaikan, terhitung sejak tanggal 6 Desember hingga 22 Desember 2020, sebanyak 45 TKA di PT BOMC. "Sebanyak 45 TKA datang bergelombang, mulai 6 Desember lalu, dan mengisi berbagai pormasi jabatan dalam sebuah pekerjaan di BOMC," ungkapnya.

45 TKA tersebut, terdiri dari 39 WN Inggris, 2 WN Polandia, 1 WN Spanyol, 1 WN Newzeland, 1 WN Brazil dan 1 WN Slovakia. Ada pun jabatan TKA, mulai dari direktur, logistik meneger dan jabatan lainnya.

Untuk Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) yang dipegang TKA tersebut, antara tiga hingga enam bulan ke depan. Para TKA masuk ke Indonesia, melalui Jakarta ke Tanjungpinang dan ke KIB Lobam.

"Sebagian belum bekerja ke lapangan, karena masih menjalani isolasi mandiri di KIB Lobam di bawah pengawasan Karantina Kesehatan terkait protokol kesehatan (Prokes)," tutupnya.

Editor: Gokli

Evitel
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2021 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit