logo batamtoday
Senin, 19 Oktober 2020
Pasang Iklan


Abdul Mu'ti, Sekum Muhammadiyah Diangkat sebagai Profesor di UIN Jakarta
Minggu, 09-08-2020 | 15:04 WIB | Penulis: Redaksi
 
Sekum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti sebagai profesor atau guru besar. Mu'ti menjadi guru besar dalam bidang ilmu pendidikan agama Islam di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (Foto: Suara)  

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menetapkan Sekum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti sebagai profesor atau guru besar. Mu'ti menjadi guru besar dalam bidang ilmu pendidikan agama Islam di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

Hal itu tertuang dalam Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bernomor 67176/MPK/KP/2020 tentang Kenaikan jabatan akademik/fungsional dosen. Surat itu ditandatangani oleh Nadiem Makarim pada 4 Juli 2020.

Abdul Mu'ti menjadi guru besar terhitung sejak 1 Juli 2020. Sebelum itu, Mu'ti menjabat Pembina Utama Muda golongan IV-C pada unit kerja Kemenag RI di UIN Jakarta.

Atas pengangkatan tersebut, ia pun berhak atas tunjangan jabatan sebesar Rp. 1.350.000.

"Terhitung mulai tanggal 1 Juli 2020 dinaikkan jabatannya menjadi Profesor/Guru Besar dalam Bidang Ilmu Pendidikan Agama Islam," tulis keterangan dalam SK yang diterima pada Minggu (9/8/2020).

Plt Dirjen Dikti Kemdikbud Nizam mengatakan usulan mengenai kenaikan pangkat PNS ini biasanya melalui tinjauan dari tim penilai. Jika syarat sudah terpenuhi, SK mengenai kenaikan pangkat tersebut segera diterbitkan.

"Seingatku prosesnya sudah agak lama, setiap usulan kenaikan pangkat dan jabatan kan harus melalui review tim penilai angka kredit. Kalau syaratnya sudah terpenuhi baru dibuatkan SK kenaikan pangkat/jabatan," jelasnya

"Setiap bulan ada ratusan usulan GB yg diajukan dan harus dinilai. Bagi yg sudah memenuhi syarat kemudian di SK kan oleh Mendikbud. Jadi banyak sekali SK Mendikbud untuk GB yg keluar tiap bulannya," sambungnya.

Menanggapi hal ini, Abdul Mu'ti pun tak pernah menyangka dirinya dapat menduduki jabatan ini.

"Menjadi seorang guru besar sungguh tidak pernah terbayangkan dalam cita-cita masa kecil. Tapi nasib dan takdir membawa saya kepada perjalanan yang sangat jauh," kata Abdul.

Sebagai profesor, Abdul berkomitmen untuk memajukan pendidikan agama Islam di Indonesia. Gelar ini, ungkap Abdul, akan digunakannya untuk meningkatkan kualitas di lembaga pendidikan Islam.

"Saya ingin berbuat lebih baik dan lebih banyak lagi untuk memajukan umat dan bangsa melalui pendidikan, khususnya pendidikan Agama Islam. Selama ini kualitas lembaga pendidikan Islam, termasuk pembelajaran agama Islam masih perlu peningkatan," jelasnya.

Abdul pun mengungkapkan banyak pihak yang telah mendukung karirnya di bidang pendidikan ini. Hingga, lanjut Abdul, ia berhasil menduduki jabatan sebagai salah satu guru besar di UIN Jakarta.

"Saya bersyukur kepada Allah. Berkat rahmat dan inayah-Nya saya bisa mengembangkan karir akademik sampai guru besar," ungkapnya

"Saya menyampaikan terima kasih kepada ayah saya (almarhum) dan ibu, istri, dan seluruh keluarga serta jajaran pimpinan, sejawat, dan seluruh staf di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, khususnya Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan," sambungnya.

Adapun Abdul pun menuturkan ada proses yang dilaluinya hingga surat keputusan (SK) pengangkatan jabatan miliknya diterbitkan Nadiem.

"Sudah ada mekanisme baku di kepegawaian. Semuanya melalui angka kredit yang terdiri atas aspek pendidikan, karya ilmiah, pengabdian masyarakat, dan penunjang," jelasnya.

Editor: Surya

evitel hotel
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2020 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit